home global news

Mathla'ul Anwar Dukung MUI Tolak Andrea Bocelli: Kepentingan Ekonomi Tak Boleh Kesampingkan Prinsip Kemanusiaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:48 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Mathlaul Anwar (PBMA), Dr. KH Jazuli Juwaini. Foto: ist
Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA), Dr. KH Jazuli Juwaini mendukung sikap Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menolak rencana konser penyanyi Andrea Bocelli, di Indonesia.

"Saya mendukung sikap Majelis Ulama Indonesia yang meminta agar rencana konser Andrea Bocelli di Indonesia ditolak. Bagi kita, persoalan ini bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan juga menyangkut konsistensi sikap bangsa Indonesia dalam membela kemerdekaan Palestina dan menentang segala bentuk penjajahan," kata Jazuli melansir RRI, Senin (26/10/2026).

Menurut Jazuli, persoalan ini tidak semata-mata menyangkut pertunjukan musik dan hiburan saja tetapi juga menyentuh prinsip kemanusiaan, amanat konstitusi, serta solidaritas bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina.

Perlunya mengetahui rekam jejak figur publik merupakan salah satu aspek yang patut dipertimbangkan ketika pemerintah dan penyelenggara hendak menghadirkan mereka dalam kegiatan berskala internasional di Indonesia.

Baca juga:Wakil Ketua ISNU Sambut Positif Konser Andrea Bocelli, Demi Perkuat Diplomasi Kebudayaan

Ia menambahkan, MUI telah menyoroti rekam jejak Andrea Bocelli, termasuk penampilannya dalam kegiatan yang terkait dengan Friends of the Israel Defense Forces serta konsernya di Tel Aviv. "Fakta-fakta tersebut layak dicermati secara objektif dalam mengambil keputusan," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, MUI menyampaikan penolakan terhadap rencana konser Andrea Bocelli dengan menyoroti sejumlah catatan terkait keterlibatan sang penyanyi dalam kegiatan yang berhubungan dengan Israel. Dalam penjelasannya, MUI menyinggung penampilan Bocelli dalam kegiatan Friends of the Israel Defense Forces (FIDF) di Los Angeles pada 2010.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya