home lifestyle muslim

Desy Ratnasari Ungkap Tantangan Main di Hamka Vol. 3, Dialek Minang Jadi Ujian Terbesar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:04 WIB
Deasy Ratnasari Ungkap Tantangan Main di Hamka Vol. 3, Dialek Minang Jadi Ujian Terbesar. Foto: tangkapan layar
Aktris senior Desy Ratnasari menghadapi tantangan tersendiri saat memerankan Ummi Shafiyah, ibunda ulama besar Buya Hamka, dalam film biografi Hamka: Awal Mula (Vol. 3). Salah satu tantangan yang harus ia taklukkan adalah mempelajari bahasa dan dialek Minang agar dialog yang disampaikan terasa alami.

Lahir dan besar dengan latar belakang budaya Sunda,Desy mengaku perlu berusaha ekstra untuk menyesuaikan pelafalannya dengan karakter yang diperankan. Ia bahkan harus terus berlatih agar logat Sunda yang sudah akrab dengannya tidak terbawa saat mengucapkan dialog berbahasa Minang.

Baca juga: 5 Pria yang Disebut Pernah Dekat dan Mengisi hati Desy Ratnasari, Kini Ruben Onsu?

Beruntung, proses pendalaman karakter tersebut mendapat dukungan dari mentor yang secara khusus mendampingi para pemain dalam latihan dialog atau dialog coach.

“Praproduksi kita mentoring terus, selama syuting juga kita mentoring terus,” kataDesy usai pemutaran khusus film Hamka: Awal Mula (Vol. 3) di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Pemeran yang akrab disapa Teteh Deasy itu mengungkapkan, tantangan bahasa tidak hanya terletak pada penguasaan sejumlah kalimat dalam bahasa Minang, tetapi juga ketepatan logat saat mengucapkannya.

Meski sebelumnya pernah terlibat dalam film Malin Kundang, Desy merasa pengalaman kali ini tetap memberikan tantangan berbeda. Ia harus memastikan setiap dialog sesuai dengan karakter Ummi Shafiyah, termasuk dari sisi dialek.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya