home global news

Perkuat Fondasi Infrastruktur Digital Indonesia, PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:32 WIB
PLN, Telkom, dan Danantara berkolaborasi memperkuat infrastruktur AI dan pusat data di Indonesia.
LANGIT7.ID-Jakarta;

PT PLN (Persero) mendukung penguatan ekosistem digital nasional melalui kolaborasi dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Dukungan PLN ini untuk mendukung pengembangan infrastruktur digital, termasuk pusat data (data center) berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Kolaborasi ini telah ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara PLN dan Telkom mengenai kerja sama penyediaan tenaga listrik untuk kegiatan usaha Telkom Group, yang berlangsung di Jakarta, Selasa (27/10).

Kerja sama ini menjadi langkah untuk menyelaraskan kebutuhan infrastruktur digital dengan kesiapan pasokan listrik dan jaringan ketenagalistrikan. Ruang lingkup kolaborasi mencakup penyediaan tenaga listrik, produk layanan prioritas, pemanfaatan energi bersih (green energy), serta layanan di luar penjualan tenaga listrik (beyond kWh) untuk mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis Telkom Group.

Kolaborasi tersebut diumumkan dalam rangkaian acara Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta. Forum ini mempertemukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pemimpin teknologi, mitra strategis, investor, dan pemangku kepentingan untuk mendorong penerapan teknologi, kolaborasi lintas sektor, serta peluang investasi. Infrastruktur digital dan telekomunikasi berbasis AI menjadi salah satu fokus pembahasannya.

Managing Director of Strategic Technology Initiatives Danantara Indonesia, Irwan Rei mengatakan Danantara terus mendorong pengembangan infrastruktur AI nasional melalui kolaborasi lintas sektor yang mengintegrasikan peran BUMN, penyedia infrastruktur, mitra teknologi, dan ekosistem investasi.

Sinergi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur AI tidak hanya mendukung kebutuhan teknologi, tetapi juga mendorong pemanfaatan yang lebih luas dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Pengembangan infrastruktur AI dalam skala nasional membutuhkan kolaborasi berbagai pihak dengan capability yang berbeda namun saling melengkapi. Peran Danantara Indonesia adalah membantu mengorkestrasi BUMN, infrastructure providers, technology partners, dan investment ecosystem sehingga pengembangan teknologi tidak berhenti pada infrastruktur, tetapi memiliki jalur menuju adoption, utilization, dan penciptaan nilai bagi ekosistem nasional,” jelas Irwan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya