home edukasi & pesantren

Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur'an Tuai Kecaman, Felix Siauw Soroti Kinerja Polisi

Ahad, 01 November 2026 - 21:13 WIB
Penggerebekan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kecaman, Felix Siauw Soroti Kinerja Polisi. Foto: Ist
PenggerebekanPondok Pesantren Hamalatul Qur'an di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, menuai kritik dari sejumlah kalangan. Salah satunya datang dari pendakwah Ustaz Felix Siauw yang melontarkan kecaman keras terhadap tindakan aparat kepolisian dalam penggeledahan tersebut.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @felix.siauw, Sabtu (31/10/2026), Felix menilai tindakan aparat dalam penggerebekan pesantren tersebut menunjukkan buruknya penanganan kepolisian, mulai dari pengumpulan informasi hingga komunikasi kepada publik.

Baca juga: Komitmen Evaluasi, Polri Libatkan Propam Selidiki Penggeledahan Ponpes Sukoharjo

Bahkan, Felix menggunakan kata "biadab" untuk menggambarkan tindakan polisi yang menurutnya tidak dapat dibenarkan, terlepas dari alasan yang disampaikan aparat.

"Kali ini aku harus sampaikan, polisi yang melakukan ini biadab. Apapun pembenaran dari polisi, semuanya bagiku ga masuk akal. Bad Intel, bad execution, bad press, bad communication," tulis Felix.

Ia juga menyoroti bagaimana tindakan aparat tersebut berpotensi semakin memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya