home edukasi & pesantren

Muhammadiyah Australia Islamic School, Syiar Pendidikan Islam di Bumi Kangguru

Senin, 01 November 2021 - 16:25 WIB
Gedung Muhammadiyah Australia Islamic School (foto: istimewa)
Kiprah Muhammadiyah dalam dunia pendidikan tak perlu diragukan lagi. Tak hanya di dalam negeri, ormas yang didirikan KH Ahmad Dahlan ini mendirikan sebuah sekolah Islam di Australia. Biaya yang dikeluarkan tak sedikit. Biaya pembelian tanah dan pembangunan gedung sekolah menghabiskan Rp42 miliar atau 4,2 juta dolar.

Muhammadiyah memiliki lahan seluas 10 hektar di Narre East di Melbourne, Australia pada 25 Mei 2017 lalu. Proses pembangunan sekolah yang diberi nama Muhammadiyah Australia Islamic School (MAIS) itu memakan waktu dua tahun. Sekolah itu dibuka pada 2019 lalu.

Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah dan Aisyiyah Australia Selandia Baru, Muhammad Edwards, mengungkapkan beberapa alasan pembangunan sekolah memakan waktu sampai dua tahun. Beberapa kalim tim Muhammadiyah menemukan tanah yang menemui semua persyaratan dan berada dekat dengan komunitas muslim di Melbourne, namun harganya terlalu mahal.

Ada pula sebidang tanah yang memiliki harga terjangkau, namun tidak memenuhi persyaratan untuk dijadikan sekolah. “Itulah sebabnya pembelian tanah ini merupakan tonggak sejarah yang sangat signifikan bagi warga Muhammadiyah,” kata Edwards, dikutip laman Muhammadiyah, (1/11/2021).

Muhalim, salah seorang pengurus cabang Muhammadiyah di Melbourne, menjelaskan, setelah menemukan dan membeli tanah yang memenuhi syarat, proses perizinan dari pemerintah setempat pun butuh usaha keras. Peraturan Australia sangat ketat untuk pembangunan sekolah di atas tanah yang baru dibeli.

Dalam proses pembangunan, Muhammadiyah melibatkan arsitek profesional dan ahli tata kota untuk membuat desain sekolah yang memperhatikan kebutuhan siswa-siswi untuk taman kanak-kanak sampai dengan kelas 12. Apalagi, sekolah itu berwawasan lingkungan dan menjaga kebutuhan masyarakat sekitar dari segi akses jalan, pemakaian dan pembuangan air.

Kala itu, proses mendapatkan izin pendirian sekolah memerlukan waktu sekitar 6 bulan. Setelah izin didapatkan, Muhammadiyah baru bisa membangun fisik bangunan sekolah, pengembangan kurikulum, dan perekrutan guru. Akhirnya, sekolah itu beroperasi bertepatan tahun ajaran baru 2019.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
sekolah muhammadiyah muhammadiyah australia
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya