Tesla Buka Stasiun Pengisian Daya untuk Semua Mobil Listrik
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 02 November 2021 - 23:40 WIB
Tesla Buka Stasiun Pengisian Daya untuk Semua Mobil Listrik. (Foto: Business Insider)
Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla Inc, untuk pertama kalinya membuka stasiun pengisian daya yang bisa dipakai ke semua mobil listrik lainnya. Hal ini ditujukkan agar bisa menguasai stasiun pengisian daya listrik.
Tesla menyebut program ini akan diuji di 10 lokasi di Belanda. Mereka menambahkan bahwa pengemudi EV non-Tesla di Belanda dapat mengakses stasiun Tesla, atau Supercharger, melalui aplikasi Tesla.
Baca juga:Kejar Target, Pabrik Tesla di China Produksi 300 Ribu Mobil hingga September
"Langkah ini secara langsung mendukung misi kami untuk mempercepat transisi dunia ke energi berkelanjutan," bunyi pernyataan resmi Tesla, seperti dikutip Selasa (2/11).
Supercharger terbuka untuk mobil dengan Combined Charging System (CCS) seperti BMW, Daimler, Ford, dan Volkswagen yang mencakup Audi dan Porsche. Sementara itu, para pengemudi Tesla dapat terus menggunakan stasiun-stasiun ini dan perusahaan akan memantau dengan cermat setiap lokasi untuk menghindari kemacetan.
Baca juga:Beralih ke Listrik, BMW Siap Sambut Larangan Mobil BBM Mulai 2030
Saat ini, Tesla sudah mengoperasikan lebih dari 25.000 Supercharger di seluruh dunia. Sementara pembuat mobil lain telah membentuk aliansi atau berinvestasi dalam perusahaan rintisan untuk jaringan pengisian daya listrik, saat mereka meluncurkan kendaraan listrik baru ke pasar.
Tesla menyebut program ini akan diuji di 10 lokasi di Belanda. Mereka menambahkan bahwa pengemudi EV non-Tesla di Belanda dapat mengakses stasiun Tesla, atau Supercharger, melalui aplikasi Tesla.
Baca juga:Kejar Target, Pabrik Tesla di China Produksi 300 Ribu Mobil hingga September
"Langkah ini secara langsung mendukung misi kami untuk mempercepat transisi dunia ke energi berkelanjutan," bunyi pernyataan resmi Tesla, seperti dikutip Selasa (2/11).
Supercharger terbuka untuk mobil dengan Combined Charging System (CCS) seperti BMW, Daimler, Ford, dan Volkswagen yang mencakup Audi dan Porsche. Sementara itu, para pengemudi Tesla dapat terus menggunakan stasiun-stasiun ini dan perusahaan akan memantau dengan cermat setiap lokasi untuk menghindari kemacetan.
Baca juga:Beralih ke Listrik, BMW Siap Sambut Larangan Mobil BBM Mulai 2030
Saat ini, Tesla sudah mengoperasikan lebih dari 25.000 Supercharger di seluruh dunia. Sementara pembuat mobil lain telah membentuk aliansi atau berinvestasi dalam perusahaan rintisan untuk jaringan pengisian daya listrik, saat mereka meluncurkan kendaraan listrik baru ke pasar.