Menparekraf-Dubes Arab Saudi Bahas Potensi Kerja Sama Sektor Parekraf
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 03 November 2021 - 16:50 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno saat berbincang dengan Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, H.E. Esam A. Abid Althagafi. (Foto: Dok. Kemenparekraf)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, melakukan pertemuan dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, H.E. Esam A. Abid Althagafi guna membahas potensi kerja sama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai hal terkait bidang parekraf. Mulai dari kebijakan visa turis termasuk untuk haji dan umrah, peluang investasi, dan promosi dalam lingkup parekraf.
Menparekraf berharap kerja sama ini akan mempererat hubungan bilateral antar-kedua negara, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Materi promosi pariwisata Indonesia untuk Arab Saudi nantinya juga akan menggunakan bahasa arab.
Baca juga:Sandiaga Optimistis KTT G20 di Bali Bangkitkan Sektor Parekraf
"Mudah-mudahan kita bisa bekerja sama dan saling berkolaborasi dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di kedua negara. Serta dapat membantu mempromosikan dan menghadirkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," kata Sandiaga seperti dikutip Rabu (3/11).
Arab Saudi merupakan salah satu negara di timur tengah yang memberikan kontribusi pariwisata terbesar untuk Indonesia, mulai dari quantity hingga spending money.
Sebelum pandemi Covid-19, spending per arrival wisatawan Saudi Arabia ke Indonesia pada tahun 2019 sebesar 1,592 dollar AS, dengan rata-rata lenght of stay 13 hari atau hampir dua minggu.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai hal terkait bidang parekraf. Mulai dari kebijakan visa turis termasuk untuk haji dan umrah, peluang investasi, dan promosi dalam lingkup parekraf.
Menparekraf berharap kerja sama ini akan mempererat hubungan bilateral antar-kedua negara, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Materi promosi pariwisata Indonesia untuk Arab Saudi nantinya juga akan menggunakan bahasa arab.
Baca juga:Sandiaga Optimistis KTT G20 di Bali Bangkitkan Sektor Parekraf
"Mudah-mudahan kita bisa bekerja sama dan saling berkolaborasi dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di kedua negara. Serta dapat membantu mempromosikan dan menghadirkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan," kata Sandiaga seperti dikutip Rabu (3/11).
Arab Saudi merupakan salah satu negara di timur tengah yang memberikan kontribusi pariwisata terbesar untuk Indonesia, mulai dari quantity hingga spending money.
Sebelum pandemi Covid-19, spending per arrival wisatawan Saudi Arabia ke Indonesia pada tahun 2019 sebesar 1,592 dollar AS, dengan rata-rata lenght of stay 13 hari atau hampir dua minggu.