home community

Perbaiki Kualitas Literasi, IKAPI Dorong Pembaca jadi Kritikus

Rabu, 03 November 2021 - 21:40 WIB
Ilustrasi buku. Foto: Suandri Ansah/ LANGIT7.ID
Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Wilayah DKI Jakarta mendorong pembaca menjadi pengulas (reviewer) dan kritikus buku. Kehadiran kritikus buku dinilai dapat mengangkat iklim literasi di tanah air, sehingga semakin banyak orang termotivasi untuk membaca buku.

“Kalau ada penulis, penerbit, toko buku, para penjual buku, harus ada kritikus buku. Dulu ada HB Jasin sebagai pengkritik sastra, sehingga sastra Indonesia berkembang,” kata Ketua Umum IKAPI Wilayah Jakarta, Himat Kurnia dalam webinar Jakarta Book Review tentang 'Optimasi Jualan Buku Online', Rabu (3/11/2021).

Menurut dia, kritikus buku sangat penting agar buku-buku yang terbit semakin berkualitas.Para pengkritik buku nantinya akan mewarnai ekosistem perbukuan sehingga kualitas karya tulis yang diproduksi semakin berbobot.

Baca Juga:Pentingnya Menjaga Kewaspadaan dan Kewarasan Menuju Kehidupan Normal

Kurnia menekankan, kritikus buku harus mengedepankan netralitas dan independensi serta bebas dari kepentingan penerbit. Kritiknya dibangun dari kegelisahan ilmiyah, pencarian sendiri, dan berdasarkan pada niat yang tulus untuk menginspirasi masyarakat luas dalam hal perbukuan dan keilmuan.

Kritikus buku harus lahir dari ruang idealisme yang bercita-cita menghadirkan buku berbobot sesuai keinginan masyarakat luas. Mereka memberi masukan mulai kemasan, desain, tata letak, gaya bahasa, dan kualitas isi.

Termasuk konteks buku, yakni seputar apakah buku yang diulas sesuai dengan perkembangan zaman atau apa pentingnya buku yang dikaji.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ikapi literasi buku
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya