Presiden Jokowi Minta Maaf Tak Bisa Hadir di Pembukaan Peparnas
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 05 November 2021 - 20:03 WIB
Presiden Joko Widodo saat berbicara pada KTT Pemimpin Dunia tentang Perubahan Iklim atau COP26 di Scottish Event Campus, Glasgow, Skotlandia, Senin, (1/11) (Dok. BPMI Setpres/Laily Rachev)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan permintaan maafnya karena tidak bisa hadir secara langsung dalam upacara pembukaan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Jumat (5/11).
Hal tersebut disampaikannya dalam tayangan video yang diputar saat upacara pembukaan Peparnas XVI Papua. Jokowi menjelaskan ketidakhadirannya dikarenakan harus menjalani karantina setelah kembali dari luar negeri.
Baca juga:Polda Papua Siap Amankan Pembukaan Peparnas XVI
"Tadinya saya akan ke Papua untuk membuka Peparnas XVI bertemu dengan atlet-atlet yang luar biasa dan tentunya Pace, Mace, kakak-kakak dan saudara semuanya. Namun mohon maaf, saya tidak dapat hadir karena saya harus menjalani karantina setelah kembali dari luar negeri," kata Jokowi.
Jokowi menjelaskan jika ia bisa saja menghadiri pembukaan Peparnas Papua secara virtual. Namun, Jokowi lebih memilih hadir saat penutupan pada 13 November 2021.
"Sebenarnya tanggal 5 November 2021 pagi saya sudah tiba di Tanah Air dan bisa membuka Peparnas secara virtual dari Jakarta. Tapi saya lebih memilih hadir di penutupan nantinya di Jayapura, karena Papua selalu ada di hati saya," tuturnya.
Baca juga:Kominfo Beri Dukungan Pelayanan Informasi Publik di Peparnas XVI Papua
Hal tersebut disampaikannya dalam tayangan video yang diputar saat upacara pembukaan Peparnas XVI Papua. Jokowi menjelaskan ketidakhadirannya dikarenakan harus menjalani karantina setelah kembali dari luar negeri.
Baca juga:Polda Papua Siap Amankan Pembukaan Peparnas XVI
"Tadinya saya akan ke Papua untuk membuka Peparnas XVI bertemu dengan atlet-atlet yang luar biasa dan tentunya Pace, Mace, kakak-kakak dan saudara semuanya. Namun mohon maaf, saya tidak dapat hadir karena saya harus menjalani karantina setelah kembali dari luar negeri," kata Jokowi.
Jokowi menjelaskan jika ia bisa saja menghadiri pembukaan Peparnas Papua secara virtual. Namun, Jokowi lebih memilih hadir saat penutupan pada 13 November 2021.
"Sebenarnya tanggal 5 November 2021 pagi saya sudah tiba di Tanah Air dan bisa membuka Peparnas secara virtual dari Jakarta. Tapi saya lebih memilih hadir di penutupan nantinya di Jayapura, karena Papua selalu ada di hati saya," tuturnya.
Baca juga:Kominfo Beri Dukungan Pelayanan Informasi Publik di Peparnas XVI Papua