Masjid Al Kautsar, Taman Surga di Tengah Hiruk Pikuk Ibu Kota
Fajar adhitya
Senin, 08 November 2021 - 22:53 WIB
Masjid Al Kautsar di kawasan Sudirman. Foto: Istimewa.
Siapa sangka bahwa di kawasan Sudirman Center Business District (SCBD) terdapat sebuah masjid megah nan indah. Keberadaan masjid ini seakan menjadi oase penyegar jiwa di tengah hiduk-pikuk urusan duniawi masyarakat ibu kota, Masjid ini bernama Al Kautsar.
Masjid Al Kautsar tepatnya berada di kompleks Polda Metro Jaya di bagian selatan. Nama Al Kautsar ini diambil dari salah satu surat dalam kitab suci Alquran yang berarti nikmat yang melimpah. Al Kautsar juga merujuk pada sebuah telaga sejuk dan indah di surga.
Masjid Al Kautsar dirancang dengan penuh keindahan perpaduan gaya arsitektur Jawa, Eropa, dan Timur Tengah. Nuansa budaya Jawa sangat terasa pada bagian ornament, pintu, dan jendela. Ukiran khas Jepara bermotif sulur-suluran dan geometris serta bintang bersegi lima berpadu cantik pada kayu-kayu jati.
Baca Juga:Bagaimana Indikator Suatu Masjid Dikatakan Bersih?
Ukiran khas Jepara juga terdapat pada hiasan dinding dan di ambang ruang mihrab. Material tembaga pada pintu, jendela serta pagar lantai mezanin juga diukir dengan motif sulur-suluran dan geometris.
Pintu gebyok dengan hiasan raya khas Jawa direpresentasikan oleh pintu masuk ruang shalat utama yang berbentuk lengkung dengan dua daun pintu berukiran.
Sedangkan gaya Timur Tengah nampak jelas pada keberadaan dua menara utama dan kubah masjid ini. Masjid Al Kautsar memiliki lima kubah di mana terdapat satu kubah besar yang dikelilingi empat kubah kecil.
Masjid Al Kautsar tepatnya berada di kompleks Polda Metro Jaya di bagian selatan. Nama Al Kautsar ini diambil dari salah satu surat dalam kitab suci Alquran yang berarti nikmat yang melimpah. Al Kautsar juga merujuk pada sebuah telaga sejuk dan indah di surga.
Masjid Al Kautsar dirancang dengan penuh keindahan perpaduan gaya arsitektur Jawa, Eropa, dan Timur Tengah. Nuansa budaya Jawa sangat terasa pada bagian ornament, pintu, dan jendela. Ukiran khas Jepara bermotif sulur-suluran dan geometris serta bintang bersegi lima berpadu cantik pada kayu-kayu jati.
Baca Juga:Bagaimana Indikator Suatu Masjid Dikatakan Bersih?
Ukiran khas Jepara juga terdapat pada hiasan dinding dan di ambang ruang mihrab. Material tembaga pada pintu, jendela serta pagar lantai mezanin juga diukir dengan motif sulur-suluran dan geometris.
Pintu gebyok dengan hiasan raya khas Jawa direpresentasikan oleh pintu masuk ruang shalat utama yang berbentuk lengkung dengan dua daun pintu berukiran.
Sedangkan gaya Timur Tengah nampak jelas pada keberadaan dua menara utama dan kubah masjid ini. Masjid Al Kautsar memiliki lima kubah di mana terdapat satu kubah besar yang dikelilingi empat kubah kecil.