Gus Muhaimin Tawarkan Dua Solusi Atasi Ancaman Perubahan Iklim
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 09 November 2021 - 16:46 WIB
Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin). (Foto: DPR)
Perubahan iklim merupakan ancaman global yang dampaknya akan dirasakan seluruh dunia. Munculnya bukti sains dan kualitatif yang tidak bisa dibantah bahwa bumi semakin panas, cuaca ekstrim, permukaan air laut naik dan banjir dalam skala yang ekstrem.
Hal tersebut disampaikannya Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar saat menghadiri Talkshow bersama Pelaku Usaha di Paviliun Indonesia COP26 UNFCCC Glasgow, Senin (8/11). Menurutnya, perubahan iklim adalah ancaman katastropik atau mematikan.
"Semuanya akibat dari perubahan iklim. Perubahan iklim adalah ancaman katastropik (mematikan) bagi keberlanjutan dan kemakmuran semua negara dan semua penduduk dunia," kata Muhaimin.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan Indonesia memiliki kedudukan khusus dan dapat memainkan peran penting dalam mendinginkan suhu bumi. Dia menyebut Indonesia sebagai paru-paru dunia, karena hutan alam dan mangrove akan dan telah menyerap karbon dalam skala raksasa.
Meski demikian, Gus Muhaimin mengakui bahwa sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kerentanan ekstrim akibat perubahan iklim, naiknya permukaan laut, curah hujan ekstrem dan kegagalan panen.
Baca juga:Pemprov DKI Targetkan Penerapan Sanksi Uji Emisi Pada 2022
Untuk itu, Gus Muhaimin menilai perlu ada solusi-solusi perubahan iklim yang urgen dan mendesak demi kepentingan Indonesia dan kebutuhan dunia.
Hal tersebut disampaikannya Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar saat menghadiri Talkshow bersama Pelaku Usaha di Paviliun Indonesia COP26 UNFCCC Glasgow, Senin (8/11). Menurutnya, perubahan iklim adalah ancaman katastropik atau mematikan.
"Semuanya akibat dari perubahan iklim. Perubahan iklim adalah ancaman katastropik (mematikan) bagi keberlanjutan dan kemakmuran semua negara dan semua penduduk dunia," kata Muhaimin.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan Indonesia memiliki kedudukan khusus dan dapat memainkan peran penting dalam mendinginkan suhu bumi. Dia menyebut Indonesia sebagai paru-paru dunia, karena hutan alam dan mangrove akan dan telah menyerap karbon dalam skala raksasa.
Meski demikian, Gus Muhaimin mengakui bahwa sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki kerentanan ekstrim akibat perubahan iklim, naiknya permukaan laut, curah hujan ekstrem dan kegagalan panen.
Baca juga:Pemprov DKI Targetkan Penerapan Sanksi Uji Emisi Pada 2022
Untuk itu, Gus Muhaimin menilai perlu ada solusi-solusi perubahan iklim yang urgen dan mendesak demi kepentingan Indonesia dan kebutuhan dunia.