Jateng Siapkan Wadah Kemandirian Bagi Eks Napiter
Mahmuda attar hussein
Selasa, 16 November 2021 - 17:25 WIB
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo usai menerima Kepala BNPT Boy Rafli Amar. Foto: Humas Jateng
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng), mendukung langkah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terkait konsep Kawasan Khusus Terpadu Nusantara (KKTN).
Konsep tersebut merupakan langkah penanggulangan kejahatan terorisme berbasis pembangunan kesejahteraan, termasuk reintegrasi sosial eks napiter.
“Kita sambut baik dan prinsipnya kita akan dukung. Kami juga sepakat untuk bagaimana nantinya mencegah karena ini penting, dari edukasi dan lain sebagainya,” kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo usai menerima Kepala BNPT Boy Rafli Amar di kantornya, Senin (15/11).
Baca juga: Mantap! KONI Kota Semarang Beri Jaminan Atlet Asuransi Keselamatan Kerja
Ganjar mengaku telah memiliki beberapa contoh pendampingan reintegrasi sosial dan deradikalisasi kepada eks napiter. Pola tersebut hanya tinggal direplikasi dan dipadukan dengan konsep dari BNPT.
Dalam kerja sama ini, Pemprov Jateng bersama BNPT melibatkan Kesbangpol, Kesra, UMKM, dan Perindustrian. Hal itu dilakukan agar para eks napiter bisa mandiri setelah kembali ke masyarakat.
“Beberapa yang sudah ada di masyarakat, dan nanti yang akan keluar juga akan terus kita edukasi agar kembali ke pangkuan ibu pertiwi dan bermasyarakat dengan baik. Tugas negara adalah melindungi masyarakatnya,” katanya.
Konsep tersebut merupakan langkah penanggulangan kejahatan terorisme berbasis pembangunan kesejahteraan, termasuk reintegrasi sosial eks napiter.
“Kita sambut baik dan prinsipnya kita akan dukung. Kami juga sepakat untuk bagaimana nantinya mencegah karena ini penting, dari edukasi dan lain sebagainya,” kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo usai menerima Kepala BNPT Boy Rafli Amar di kantornya, Senin (15/11).
Baca juga: Mantap! KONI Kota Semarang Beri Jaminan Atlet Asuransi Keselamatan Kerja
Ganjar mengaku telah memiliki beberapa contoh pendampingan reintegrasi sosial dan deradikalisasi kepada eks napiter. Pola tersebut hanya tinggal direplikasi dan dipadukan dengan konsep dari BNPT.
Dalam kerja sama ini, Pemprov Jateng bersama BNPT melibatkan Kesbangpol, Kesra, UMKM, dan Perindustrian. Hal itu dilakukan agar para eks napiter bisa mandiri setelah kembali ke masyarakat.
“Beberapa yang sudah ada di masyarakat, dan nanti yang akan keluar juga akan terus kita edukasi agar kembali ke pangkuan ibu pertiwi dan bermasyarakat dengan baik. Tugas negara adalah melindungi masyarakatnya,” katanya.