home lifestyle muslim

Menjalani Pernikahan Jarak Jauh, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Rabu, 17 November 2021 - 12:58 WIB
Cara mengatasi kerinduan saat jalani long distance marriage adalah dengan komunikasi yang efektif. Foto: LANGIT7/iStock
Menikah tapi dengan kondisi yang berjauhan antara suami dan istri tentu menjadi hal yang tidak diinginkan oleh siapapun. Pasangan yang menjalani long distance marriage (LDM) atau menjalani kehidupan rumah tangga tapi berjauhan umumnya karena tuntutan pekerjaan.

Dalam Al-Quran ternyata sudah disebutkan dan ada kisah tentang ini, suami istri yang berjauhan, yaitu kisah Nabi Ibrahim AS dan istrinya Siti Hajar dan Nabi Ismail yang dijelaskan dalam surat Ibrahim.

Suatu ketika Nabi Ibrahim AS mengajak Siti Hajar perjalanan jauh dari Palestina ke sebuah lembah yang tandus yang tidak ada kehidupan di dalamnya. Setelah sampai, Nabi Ibrahim AS langsung bergegas untuk pergi kembali ke Palestina dan meninggalkan Siti Hajar atas perintah Allah SWT. Tempat tersebut kini bernama kota Mekkah yang kita kenal sebagai kiblat umat Islam.

Baca juga: Tips untuk Suami Istri agar Rumah Tangga Tetap Harmonis

Setelah beberapa tahun, Nabi Ibrahim pun kembali ke kota Mekkah, sampai akhirnya terjadi momen penyembelihan Nabi Ismail yang kemudian diganti dengan hewan qurban yang juga diperintahkan oleh Allah SWT.

Berhasilnya hubungan suami istri jarak jauh antara Nabi Ibrahim AS dan Siti Hajar adalah karena keyakinan. Nabi Ibrahim AS yakin akan perintah Allah SWT dan Siti Hajar yakin terhadap suaminya.

Konsultan pernikahan Indra Noveldy mengatakan yang terpenting dalam hubungan jarak adalah masing-masing harus siap terlebih dahulu terhadap konsekuensinya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pernikahan suami istri
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya