Lawan Islamofobia, Pria Muslim Ini Keliling Dunia Naik Sepeda
Muhammad rifai akif
Jum'at, 19 November 2021 - 13:18 WIB
Recai Karaca Pak, muslim asal Turki, melakukan perjalanan keliling dunia dengan sepeda untuk lawan Islamofobia. Foto: AboutIslam.net
Ketika sentimen anti-Muslim meningkat di seluruh dunia, seorang pria Muslim yang tinggal di Jerman memutuskan untuk mengambil inisiatif dalam memerangi rasisme dan islamofobia, ia berkeliling dunia dengan sepedanya untuk meningkatkan kesadaran dan mengoreksi kesalahpahaman.
Recai Karaca Pak, seorang Muslim asal Turki, turun ke jalan pada Agustus 2020 untuk menjelaskan Islam yang benar kepada orang-orang dan melawan kesalahpahaman dari media yang meluas.
Perjalanan panjang itu pertama kali dipicu oleh kampanye buruk dari media terhadap Muslim dan Turki di Eropa.
Baca juga: Akibat Islamofobia, Wali Kota London Dikawal Belasan Polisi Tiap Hari
"Situasi ini membuka pintu bagi rasisme. Saya melompat ke sepeda untuk meningkatkan kesadaran dan berangkat dari Eropa ke Turki. Saya bepergian ke banyak negara Eropa dan memberi tahu orang-orang bahwa propaganda melawan Muslim itu salah," kata Karaca seperti dilansir dari laman aboutIslam.net, Jumat (19/11/2021).
"Orang-orang Eropa itu tahu bahwa Muslim tidak menentang mereka. Mereka memiliki hubungan persaudaraan dengan umat Islam. Tapi yang tidak mengenal umat Islam menjaga jarak karena propaganda media," jelasnya.
Karaca berharap untuk memberi tahu seluruh dunia tentang budaya Muslim dan Turki, serta tingkat rasisme yang menargetkan mereka.
Recai Karaca Pak, seorang Muslim asal Turki, turun ke jalan pada Agustus 2020 untuk menjelaskan Islam yang benar kepada orang-orang dan melawan kesalahpahaman dari media yang meluas.
Perjalanan panjang itu pertama kali dipicu oleh kampanye buruk dari media terhadap Muslim dan Turki di Eropa.
Baca juga: Akibat Islamofobia, Wali Kota London Dikawal Belasan Polisi Tiap Hari
"Situasi ini membuka pintu bagi rasisme. Saya melompat ke sepeda untuk meningkatkan kesadaran dan berangkat dari Eropa ke Turki. Saya bepergian ke banyak negara Eropa dan memberi tahu orang-orang bahwa propaganda melawan Muslim itu salah," kata Karaca seperti dilansir dari laman aboutIslam.net, Jumat (19/11/2021).
"Orang-orang Eropa itu tahu bahwa Muslim tidak menentang mereka. Mereka memiliki hubungan persaudaraan dengan umat Islam. Tapi yang tidak mengenal umat Islam menjaga jarak karena propaganda media," jelasnya.
Karaca berharap untuk memberi tahu seluruh dunia tentang budaya Muslim dan Turki, serta tingkat rasisme yang menargetkan mereka.