Berbagi Poin Lawan PSM Makassar, Pelatih PSS Sleman Mengaku Puas
Arif purniawan
Jum'at, 19 November 2021 - 14:37 WIB
Bomber PS Sleman Nemanja Kojic merayakan golnya di babak menit ke-31 dalam lanjutan BRI Liga 1. (foto: istimewa)
Laga seru tersaji di Liga 1 pekan ke-12 saat PSS Sleman bentrok dengan PSM Makassar di Stadion Manahan Solo, pada Kamis (18/11) malam. Kedua tim secara bergantian saling berbalas gol dengan skor akhir pertandingan 2-2.
PSM mengawali gol melalui Abdul Rachman pada menit ke-15. Super Elang Jawa, julukan PSS Sleman membalas gol melalui Nemanja Kojic di menit ke-31. Pada menit ke-18, giliran PSM melalui Serif Hasic mencatatkan namanya di papan skor. Gelandang PS Sleman Juninho, menyamakan kedudukan lewat set piece di menit ke-54.
Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic mengakui pertandingan menghadapi PSS Sleman sangat menarik ditonton. Kedua tim sama-sama memeragakan permainan terbuka dan diwarnai 4 gol.
“Skor 2-2 saya yakin fair. Babak pertama ada 2-3 peluang. Makassar bisa leading di awal babak kedua. Terakhir menit ke-85, sebenarnya Juninho hampir masuk gol,” kata Dejan Antonic, seusai pertandingan.
Baca juga:Widodo C Putro Ungkap Rahasia Kandaskan Bhayangkara FC
“Saya senang anak-anak tadi kerja keras. Kita ada dua hari recovery lawan Bhayangkara FC. Saya senang sekali karena semua anak-anak main bagus. Lebih bagus dari yang kemarin. Sekarang fokus pada game ke depan,” tambahnya.
Menurut Dejan, setidaknya ada 5 peluang bagus untuk bisa mencetak gol. Sebuah tim yang bagus adalah tim yang memiliki kesempatan. Jika membuat kesempatan itu positif di sepak bola. Apalagi di babak kedua, timnya bermain hanya dengan dua pemain asing.
PSM mengawali gol melalui Abdul Rachman pada menit ke-15. Super Elang Jawa, julukan PSS Sleman membalas gol melalui Nemanja Kojic di menit ke-31. Pada menit ke-18, giliran PSM melalui Serif Hasic mencatatkan namanya di papan skor. Gelandang PS Sleman Juninho, menyamakan kedudukan lewat set piece di menit ke-54.
Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic mengakui pertandingan menghadapi PSS Sleman sangat menarik ditonton. Kedua tim sama-sama memeragakan permainan terbuka dan diwarnai 4 gol.
“Skor 2-2 saya yakin fair. Babak pertama ada 2-3 peluang. Makassar bisa leading di awal babak kedua. Terakhir menit ke-85, sebenarnya Juninho hampir masuk gol,” kata Dejan Antonic, seusai pertandingan.
Baca juga:Widodo C Putro Ungkap Rahasia Kandaskan Bhayangkara FC
“Saya senang anak-anak tadi kerja keras. Kita ada dua hari recovery lawan Bhayangkara FC. Saya senang sekali karena semua anak-anak main bagus. Lebih bagus dari yang kemarin. Sekarang fokus pada game ke depan,” tambahnya.
Menurut Dejan, setidaknya ada 5 peluang bagus untuk bisa mencetak gol. Sebuah tim yang bagus adalah tim yang memiliki kesempatan. Jika membuat kesempatan itu positif di sepak bola. Apalagi di babak kedua, timnya bermain hanya dengan dua pemain asing.