Tips Belajar Islam di Ranah Digital ala Habib Ja’far: Jangan Fanatik pada Satu Guru
Muhajirin
Selasa, 23 November 2021 - 09:33 WIB
Habib Husein Jafar Al Hadar (foto: Instagram/@huseinhadar)
Habib Husein Ja’far Al Hadar mengajak masyarakat muslim digital untuk fanatik kepada ilmu, bukan hanya kepada satu guru. Hal ini untuk menghindari konten negatif di media sosial, seperti aksi saling menghujat antar satu kelompok dengan kelompok lain yang berbeda.
Dia menjelaskan, Rasulullah SAW mendidik umatnya untuk menjadi manusia bermanfaat kepada orang lain. Maka itu, penghormatan harus diberikan kepada orang yang memiliki manfaat terbaik dan terbanyak kepada sesama.
Didikan Nabi Muhammad itu berbeda pada era followers saat ini. Algoritma media sosial mendidik masyarakat digital untuk mengikuti dan menghormati orang yang memiliki banyak followers. Ia mengaku kerap bercanda tentang kisah Nabi Nuh.
Baca Juga: Annual Meeting of Islamic Dakwah Ajak Pendakwah Diskusikan Etika Syiar di Ranah Digital
“Tantangannya adalah mendidik masyarakat mencari konten berkualitas,” kata Habib Ja’far, dikutip akun youtube CariUstadz.id, Selasa (23/11/2021).
Tantangan itu harus diimbangi dengan muslim yang berilmu turun gunung mengedukasi masyarakat. Orang berilmu ini menjadi pendakwah menyajikan nilai-nilai populer dan positif agar menjadi konsumsi masyarakat luas. Pola dakwah yang berbeda harus dibentuk.
Dia menjelaskan, Rasulullah SAW mendidik umatnya untuk menjadi manusia bermanfaat kepada orang lain. Maka itu, penghormatan harus diberikan kepada orang yang memiliki manfaat terbaik dan terbanyak kepada sesama.
Didikan Nabi Muhammad itu berbeda pada era followers saat ini. Algoritma media sosial mendidik masyarakat digital untuk mengikuti dan menghormati orang yang memiliki banyak followers. Ia mengaku kerap bercanda tentang kisah Nabi Nuh.
Baca Juga: Annual Meeting of Islamic Dakwah Ajak Pendakwah Diskusikan Etika Syiar di Ranah Digital
“Tantangannya adalah mendidik masyarakat mencari konten berkualitas,” kata Habib Ja’far, dikutip akun youtube CariUstadz.id, Selasa (23/11/2021).
Tantangan itu harus diimbangi dengan muslim yang berilmu turun gunung mengedukasi masyarakat. Orang berilmu ini menjadi pendakwah menyajikan nilai-nilai populer dan positif agar menjadi konsumsi masyarakat luas. Pola dakwah yang berbeda harus dibentuk.