home global news

Rentan Pencurian Data Pribadi Lewat Fitur Instagram, Berikut Tips Aman Bermedsos

Sabtu, 27 November 2021 - 15:43 WIB
Ilustrasi stiker add yours di Instagram (foto: istimewa)
Pakar Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Ridi Ferdiana, mengingatkan potensi pencurian data melalui fitur stiker Add Yours di Instagram. Fitur itu tengah menjadi tren saat ini. pengguna bisa mengikuti maupun memulai sebuah tantangan ke pengguna instagram lain.

Ridi mencontohkan jenis tantangan dalam fitur tersebut. Misalnya tantangan menyebutkan nama panggilan, tempat tanggal lahir, kota yang pernah ditinggali hingga menunjukkan tanda tangan. Namun, jika pengguna tidak berhati-hati dalam membagikan foto, justru informasi data diri atau data privat bisa tersebar dengan mudah.

“Bisa jadi malah membagikan sesuatu yang bersifat pribadi. Misalnya, tanda tangan, nomor KTP, atau data pribadi lainnya,” ucapnya, dikutip laman resmi UGM, Sabtu (27/11/2021).

Tantangan itu sangat berbahaya karena menanyakan semua informasi yang bersifat pribadi. Informasi tersebut biasnaya hanya digunakan untuk aktivitas privat seperti perbankan dan kegiatan legal lainnya. Informasi yang dibagikan itu dapat diakses orang lain. Dari situ ada peluang disalahgunakan oleh orang bertanggung jawab.

Hal itu membuka celah untuk kejahatan social engineering. Social engineering atau rekayasa sosial berupa penggunaan sarana penipuan untuk mendapatkan akses terhadap akses computer yang dilindungi kata kunci atau identitas pengguna.

Pelaku penipuan memanfaatkan kelengahan korban untuk mencari data pribadi dari korban. Lalu, data yang diperoleh itu bisa dimanfaatkan pelaku untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Pada kasus instagram, social engineering dilakukan dengan cara tidak sengaja memberikan tantangan yang bersifat serius seperti nama panggilan dan sebagainya.

“Tetapi hal tersebut bisa saja memberikan peluang penipuan misalnya menggunakan nama kecil panggilan untuk berpura-pura menjadi teman lama lalu melakukan penipuan,” kata Ridi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
privasi di media sosial tren media sosial media sosial
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya