home edukasi & pesantren

Mahasiswa IAIN Kendari Olah Jeruk Etno Tolaki untuk Cairan Antiseptik

Ahad, 28 November 2021 - 08:23 WIB
Satriyadi Bilyan Salangga dan Pramanda Alfhandy, mahasiswa IAIN Kendari yang mengembangkan jeruk etno tolaki untuk bahan hand sanitizer. Foto: Kemenag
Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari mengembangkan Jeruk Etno Tolaki sebagai bahan membuat hand sanitizer. Jeruk etno tolaki merupakan jenis tanaman lokal yang banyak tumbuh di Sulawesi Tenggara.

Inovasi ini dikembangkan melalui penelitian yang dilakukan dua mahasiswa IAIN Kendari, Satriyadi Bilyan Salangga dan Pramanda Alfhandy. Menurut Satriyadi, Jeruk Etno Tolaki memiliki kandungan senyawa bioaktif yang sangat mujarab membunuh mikrooranisme. Dalam istilah lokal di Kendari, masyarakat menyebutnya Munde Inahu.

“Ini kami kembangkan sebagai bahan alternatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap produk hand sanitizer pada pandemi covid-19,” kata Mahasiswa Prodi Tadris IPA, seperti dilansir dari laman Kementerian Agama, Ahad (28/11/2021).

Baca juga:IAIN Cirebon Miliki Ma'had untuk Belajar Kitab Kuning bagi Mahasiswa

Pramanda menambahkan, pembuatan hand sanitizer TiO2 Nano Karbon dihasilkan dari protype alat visualisasi berbasis elektrokimia.

“Protype ini diharapkan dapat menghasilkan hand sanitizer yang diaplikasikan sebagai mitigasi penularan covid-19,” tukas mahasiwa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kendari ini.

Karya inovasi mahasiswa IAIN Kendari ini menjadi salah satu finalis Olimpiade Agama, Sains dan Riset (OASE) bidang Nanoteknologi. Final ajang perdana ini berlangung di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Nanggroe Aceh Darussalam, 25 - 28 November 2021.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
iain iain kendari jeruk etno tolaki
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya