Seni Islam Hadir dalam 6 Bagian di Masjid Agung Sheikh Zayed
Muhammad rifai akif
Selasa, 30 November 2021 - 13:28 WIB
Masjid Agusng Sheikh Zayed di Abu Dhabi. Foto: LANGIT7/iStock
Memperingati Hari Seni Islam Internasional, Masjid Agung Sheikh Zayed (SZGMC) membuka pameran yang bertajuk "Artistic Characteristics – Elegant Calligraphy and Inspiring Features".
Pameran yang bertujuan untuk melestarikan dan menghidupkan kembali warisan seni peradaban Islam ini, dibanjir pengunjung sejak dibuka pada 18 November 2021 lalu.
Baca juga: 5 Mall di Jakarta dengan Masjid dan Mushalla Sangat Baik
Pameran yang berlangsung di Visitor's Center SZGMC di Abud Dhabi ini memberi kesempatan bagi pengunjung untuk melihat konten budaya yang didistribusikan di enam bagian yang berhubungan dengan aspek seni Islam.
Bagian pertama dari pameran 'Through the Pages of History' berisi koleksi buku langka, di mana pengunjung belajar tentang sejarah seni Islam di berbagai wilayah di dunia. Termasuk delapan buku diantaranya yang menjadi mutiara berharga dari koleksi Perpustakaan Al Jami'.
Bagian kedua 'Scripts from History' membawa pengunjung ke dunia keindahan yang bersinar dalam profesionalisme teladan dari berbagai jenis kaligrafi Arab. Pengunjung akan melihat contoh-contoh aksara Koufi, Aksara Thuluth, Aksara Maroko, Aksara Muhaqqaq, Aksara Diwani, dan aksara artistik lainnya yang dibuat oleh para kaligrafer.
Mereka adalah bagian dari koleksi Mohammed Ahmad Al Murr, seorang penulis Emirat yang memegang berbagai posisi senior di pemerintah UEA dan bersemangat mengumpulkan karya seni Arab dan asing yang terkait dengan seni Islam, dengan penekanan khusus pada kaligrafi Arab.
Pameran yang bertujuan untuk melestarikan dan menghidupkan kembali warisan seni peradaban Islam ini, dibanjir pengunjung sejak dibuka pada 18 November 2021 lalu.
Baca juga: 5 Mall di Jakarta dengan Masjid dan Mushalla Sangat Baik
Pameran yang berlangsung di Visitor's Center SZGMC di Abud Dhabi ini memberi kesempatan bagi pengunjung untuk melihat konten budaya yang didistribusikan di enam bagian yang berhubungan dengan aspek seni Islam.
Bagian pertama dari pameran 'Through the Pages of History' berisi koleksi buku langka, di mana pengunjung belajar tentang sejarah seni Islam di berbagai wilayah di dunia. Termasuk delapan buku diantaranya yang menjadi mutiara berharga dari koleksi Perpustakaan Al Jami'.
Bagian kedua 'Scripts from History' membawa pengunjung ke dunia keindahan yang bersinar dalam profesionalisme teladan dari berbagai jenis kaligrafi Arab. Pengunjung akan melihat contoh-contoh aksara Koufi, Aksara Thuluth, Aksara Maroko, Aksara Muhaqqaq, Aksara Diwani, dan aksara artistik lainnya yang dibuat oleh para kaligrafer.
Mereka adalah bagian dari koleksi Mohammed Ahmad Al Murr, seorang penulis Emirat yang memegang berbagai posisi senior di pemerintah UEA dan bersemangat mengumpulkan karya seni Arab dan asing yang terkait dengan seni Islam, dengan penekanan khusus pada kaligrafi Arab.