Pelatih Tim Basket Indonesia Bersuara soal Kekalahan dari Lebanon
Fajar adhitya
Selasa, 30 November 2021 - 23:45 WIB
Pemain Indonesia menyapa pendukung yang hadir dalam laga kedua kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023 zona Asia melawan Lebanon di Gelanggang Olahraga Nouhad Nawfal. Foto: Dok. Perbasi
Pelatih timnas bola basket Indonesia Rajko Toroman mengungkapkan faktor yang membuat skuad Merah Putih kalah dari Lebanon dalam dua pertadingan Grup C window I kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023 zona Asia.Kekalahan Andakara Prastawa Dhyaksa dan kawan-kawan terjadi masing-masing pada pertandingan pertama di Gelanggang Olahraga Nouhad Nawfal, Zouk Mikael, Sabtu (27/11) WIB dengan skor 38-96 dan Senin (29/11/2021) malam WIB dengan hasil 64-110.
"Mereka lebih baik dari kami. Kami melakukan penyesuaian diri di lapangan tapi mereka memang lebih kuat dan berpengalaman," kata Rajko dalam keterangan resminya, Selasa (30/11/2021).
Baca Juga:Berjuang hingga Laga Bubar, Tim Basket Indonesia Dikalahkan Lebanon
Perbedaan kualitas, pengalaman, dan ukuran pemain membuat Indonesia tak mampu berbuat banyak. Terlebih lagi, pada laga kedua skuad Merah Putih juga harus kembali kehilangan Lester Prosper karena dinyatakan positif Covid-19.
Padahal saat tes terakhir yang dilakukan manajemen timnas Indonesia sehari sebelum pertandingan, Prosper dinyatakan negatif dari virus corona. Situasi ini mengulangi pertemuan pertama. Ketika itu, Prosper yang menjalani tiga kali tes usap dinyatakan negatif, namun ketika panitia melakukan tes usap menjelang pertandingan menyatakan positif dan terpaksa absen dan harus menjalani karantina.
Prosper sendiri bingung dengan situasi ini. Dalam akun resmi Instagram, dia menyatakan sehat dan tidak tahu apa yang sedang terjadi sehingga kehilangan kesempatan memperkuat Merah Putih.
Baca Juga:Liga Bola Basket Mahasiswa Siap Digelar 1-11 Desember
"Mereka lebih baik dari kami. Kami melakukan penyesuaian diri di lapangan tapi mereka memang lebih kuat dan berpengalaman," kata Rajko dalam keterangan resminya, Selasa (30/11/2021).
Baca Juga:Berjuang hingga Laga Bubar, Tim Basket Indonesia Dikalahkan Lebanon
Perbedaan kualitas, pengalaman, dan ukuran pemain membuat Indonesia tak mampu berbuat banyak. Terlebih lagi, pada laga kedua skuad Merah Putih juga harus kembali kehilangan Lester Prosper karena dinyatakan positif Covid-19.
Padahal saat tes terakhir yang dilakukan manajemen timnas Indonesia sehari sebelum pertandingan, Prosper dinyatakan negatif dari virus corona. Situasi ini mengulangi pertemuan pertama. Ketika itu, Prosper yang menjalani tiga kali tes usap dinyatakan negatif, namun ketika panitia melakukan tes usap menjelang pertandingan menyatakan positif dan terpaksa absen dan harus menjalani karantina.
Prosper sendiri bingung dengan situasi ini. Dalam akun resmi Instagram, dia menyatakan sehat dan tidak tahu apa yang sedang terjadi sehingga kehilangan kesempatan memperkuat Merah Putih.
Baca Juga:Liga Bola Basket Mahasiswa Siap Digelar 1-11 Desember