Mahasiswa UNY Olah Limbah Sampah Plastik Menjadi Sparepart Cop Busi
Priyo Setyawan
Rabu, 01 Desember 2021 - 16:25 WIB
Mahasiswa UNY yang mengubah limbah plastik menjadi sparepart kendaraaan. (foto: istimewa)
Empat mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang tergabung dalam Psychoplast Research Team UNY berhasil mendaur ulang limbah plastik jenis HPDE (High Density Polyethylene) menjadi sparepart kendaraan bermotor cop busi minim resistansi yang diberinama SPICoPlast (Spark Plug Ignition Connector from Plastic Wastedan)
Selain mengurangi limbah sampah plastik, inovasi ini juga sebagai altenatif penganti cop busi bawaan kendaraan bermotor dan hemat bahan bakar serta menjadi produk baru yang memiliki nilai guna dan manfaat bagi kehidupan.
Keempat mahasiswa itu, yakni BimaAgung Setyawan (prodi Pendidikan Teknik Mesin), Aji Nur Wijaksono (prodi Pendidikan Fisika), Fannisya Aulya Iskandar (prodi Pendidikan Bahasa Inggris) dan Afkari Zulaiha Rahmadiani (prodi Pendidikan Geografi).
Baca juga:Delegasi Ilmu Falak UIN Walisongo Raih Medali Emas di OASE 2021
Bima Agung Setyawan mengatakan cop busi merupakan komponen mesin kendaraan bermotor berbahan dasar plastik atau karet yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik dari ignition coil (koil) ke spark plug (busi) pada mesin pembakaran dalam (internal combustion engine). Cop busi bersifat detachable, yang dapat dipasang atau dilepas.
“Kami memilih sampah plastik jenis HDPE (High Density Polyethylene) untuk dijadikan cop busi,” katanya.
Alasan memilih plastik jenis HDPE karena memiliki temperatur leleh yang paling tinggi diantara jenis plastik lain dan plastik jenis ini masih jarang untuk didaur ulang.
Selain mengurangi limbah sampah plastik, inovasi ini juga sebagai altenatif penganti cop busi bawaan kendaraan bermotor dan hemat bahan bakar serta menjadi produk baru yang memiliki nilai guna dan manfaat bagi kehidupan.
Keempat mahasiswa itu, yakni BimaAgung Setyawan (prodi Pendidikan Teknik Mesin), Aji Nur Wijaksono (prodi Pendidikan Fisika), Fannisya Aulya Iskandar (prodi Pendidikan Bahasa Inggris) dan Afkari Zulaiha Rahmadiani (prodi Pendidikan Geografi).
Baca juga:Delegasi Ilmu Falak UIN Walisongo Raih Medali Emas di OASE 2021
Bima Agung Setyawan mengatakan cop busi merupakan komponen mesin kendaraan bermotor berbahan dasar plastik atau karet yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik dari ignition coil (koil) ke spark plug (busi) pada mesin pembakaran dalam (internal combustion engine). Cop busi bersifat detachable, yang dapat dipasang atau dilepas.
“Kami memilih sampah plastik jenis HDPE (High Density Polyethylene) untuk dijadikan cop busi,” katanya.
Alasan memilih plastik jenis HDPE karena memiliki temperatur leleh yang paling tinggi diantara jenis plastik lain dan plastik jenis ini masih jarang untuk didaur ulang.