Wapres Optimis Ekonomi Syariah Tahun Depan Lebih Baik
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 03 Desember 2021 - 16:15 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin dalam diskusi Transmedia Institute: Evaluasi Kebijakan Ekonomi Syariah di Indonesia 2021 dan Prospeknya 2022. Foto: Setwapres
Pemerintah terus mendorong peningkatan literasi ekonomi dan keuangan syariah di tanah air. Untuk mewujudkan hal itu, diperlukan sinergi antarlembaga terkait.
Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 akan mencapai 4,6-5,5 persen.
“Saya yakin, sektor ekonomi dan keuangan syariah mampu tumbuh lebih baik di tahun depan. Optimisme ini perlu didukung dengan penguatan sinergi, partisipasi aktif semua pihak, serta terobosan kebijakan yang inklusif, terukur, dan berdampak nyata pada masyarakat,” ujar Wakil Presiden Maruf Amin dalam diskusi Transmedia Institute: Evaluasi Kebijakan Ekonomi Syariah di Indonesia 2021 dan Prospeknya 2022, Kamis (02/12).
Baca juga: Blibli dan Dekranasda Gelar Beli Lokal Fest Bandung
Perkembangan ekonomi dan keuangan syariah saat ini merupakan kontribusi dari kolaborasi antarinstansi yang dilakukan melalui berbagai program.
Menurutnya, sektor ekonomi dan keuangan syariah menunjukkan kinerja positif di masa pandemi Covid-19, baik dari sektor industri produk halal, industri keuangan syariah, maupun sektor dana sosial syariah.
“Pertumbuhan positif ditunjukkan sektor pertanian, makanan halal, fesyen muslim, dan kosmetik halal. Bank Indonesia per Agustus 2021 mencatat kenaikan transaksi e-commerce industri halal mencapai 20 persen year on year,” sebutnya.
Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 akan mencapai 4,6-5,5 persen.
“Saya yakin, sektor ekonomi dan keuangan syariah mampu tumbuh lebih baik di tahun depan. Optimisme ini perlu didukung dengan penguatan sinergi, partisipasi aktif semua pihak, serta terobosan kebijakan yang inklusif, terukur, dan berdampak nyata pada masyarakat,” ujar Wakil Presiden Maruf Amin dalam diskusi Transmedia Institute: Evaluasi Kebijakan Ekonomi Syariah di Indonesia 2021 dan Prospeknya 2022, Kamis (02/12).
Baca juga: Blibli dan Dekranasda Gelar Beli Lokal Fest Bandung
Perkembangan ekonomi dan keuangan syariah saat ini merupakan kontribusi dari kolaborasi antarinstansi yang dilakukan melalui berbagai program.
Menurutnya, sektor ekonomi dan keuangan syariah menunjukkan kinerja positif di masa pandemi Covid-19, baik dari sektor industri produk halal, industri keuangan syariah, maupun sektor dana sosial syariah.
“Pertumbuhan positif ditunjukkan sektor pertanian, makanan halal, fesyen muslim, dan kosmetik halal. Bank Indonesia per Agustus 2021 mencatat kenaikan transaksi e-commerce industri halal mencapai 20 persen year on year,” sebutnya.