Indonesia Bisa Jadi Negara Maju Asal Bisa Wujudkan Hal Ini
Mahmuda attar hussein
Senin, 06 Desember 2021 - 12:58 WIB
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng. Foto: Langit7/Attar
Topik ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) mulai menjadi fokus dan perhatian besar, baik di Indonesia mau pun dunia.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng mengatakan, walaupun literasi terkait eksyar masih rendah, tapi tetap mengalami tren peningkatan.
Indonesia memiliki cita-cita sebagai negara maju pada 2045. Menurutnya, hal itu dapat dicapai dengan optimis, asalkan pertumbuhan ekonomi dapat didorong pertumbuhannya dan berkelanjutan.
"Oleh karena itu, jika kita hanya mengandalkan pola pertumbuhan seperti saat ini, tampaknya akan sulit. Kita perlu mencari sumber pertumbuhan yang baru," ujarnya di Webinar Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah: Sharia Economic and Financial Outlook 2022, Jumat (3/12).
Baca juga: RUPS PLN Mengangkat Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama
Ia menyebutkan, salah satu yang potensi dapat dikembangkan dalam hal ini yaitu eksyar. Di mana saat krisis pandemi Covid-19, kinerja pasar keuangan syariah justru mengalami perbaikan.
Berdasarkan laporan International Islamic Financial Market, penerbitan sukuk global jumlahnya mencapai USD174 miliar di tahun 2020. Angka tersebut meningkat hampir 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng mengatakan, walaupun literasi terkait eksyar masih rendah, tapi tetap mengalami tren peningkatan.
Indonesia memiliki cita-cita sebagai negara maju pada 2045. Menurutnya, hal itu dapat dicapai dengan optimis, asalkan pertumbuhan ekonomi dapat didorong pertumbuhannya dan berkelanjutan.
"Oleh karena itu, jika kita hanya mengandalkan pola pertumbuhan seperti saat ini, tampaknya akan sulit. Kita perlu mencari sumber pertumbuhan yang baru," ujarnya di Webinar Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah: Sharia Economic and Financial Outlook 2022, Jumat (3/12).
Baca juga: RUPS PLN Mengangkat Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama
Ia menyebutkan, salah satu yang potensi dapat dikembangkan dalam hal ini yaitu eksyar. Di mana saat krisis pandemi Covid-19, kinerja pasar keuangan syariah justru mengalami perbaikan.
Berdasarkan laporan International Islamic Financial Market, penerbitan sukuk global jumlahnya mencapai USD174 miliar di tahun 2020. Angka tersebut meningkat hampir 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.