home lifestyle muslim

Kenakan Tenun Garut, Voice of Baceprot Beri Tanggapan Menohok Soal Hijab di Tur Eropa

Selasa, 07 Desember 2021 - 14:05 WIB
Band metal asal Garut Voice of Baceprot saat manggung di acara Trans Musicale di Rennes, Prancis. Foto: @voiceofbaceprot/Instagram
Grup musik metal Voice of Baceprot (VOB) yang digawangi tiga dara asal Garut sukses menggelar aksinya di atas panggung Trans Musicales, di Rennes, Prancis, Minggu (5/12/2021). Pertunjukkan tersebut menjadi aksi pertama tur Eropa yang sudah lama menjadi impian mereka, mulai 28 November - 10 Desember 2021.

Ada hal menarik di samping gelaran aksi panggung Firdda Marsya Kurnia (vokal dan gitar), Widi Rahmawati (bass), dan Euis Sitti Aisyah (drum), yaitu gaya fesyen di atas panggung. Menampilkan elemen tenik Indonesia, tiga hijaber ini memakai tenun ikat dari Garut, Jawa Barat.

"Meski tidak setenar produk kulitnya, kampung halaman kami di Garut juga memiliki tenun ikat tradisional yang masih bisa bertahan dibandingkan dengan tenun ikat di seluruh Indonesia," begitu yang tertulis dalam akun Instagram dari VOB, @voiceofbaceprot.

Baca juga: Buat Bangga Indonesia, Voice Of Baceprot akan Tur di Eropa

Mungkin banyak yang belum tahu kalau Garut memiliki tradisi tenun ikat yang sudah lama ada. Hanya saja, sayangnya ciri khas ini perlahan terlupakan karena banyak pengrajin yang beralih dari tenun warna-warni ke monokrom untuk dijual ke pengrajin batik di kota-kota lain.

Baru-baru ini tenun ikat Garut mulai memikat sekali lagi karena pola tradisional dengan warna khas yang unik kembali muncul, sambil menampilkan sentuhan modern pada mereka.

Dibuat seluruhnya dengan menggunakan alat tenun tenun, prosesnya yang panjang membuat kain hanya bisa diproduksi maksimal dua meter per hari.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
voice of baceprot musik metal
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya