Resmikan Galeri Harmoni, Kemenag: Keragaman Agama Ada Sejak Masa Lampau
Jaja Suhana
Rabu, 08 Desember 2021 - 11:33 WIB
Area danau di Taman Mini Indonesia Indah. Foto: Langit7.id/iStock.
Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) Kementerian Agama, Dr Muchlis Muhammad Hanafi meresmikan gedung Bayt Alqur'an dan Museum Istiqlal (BQMI) dalam kegiatan Galeri Harmoni di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Ia menyampaikan bahwa Galeri Harmoni dilaksanakan dalam rangka mengenalkan kepada masyarakat berbagai agama yang ada di Indonesia dalam satu lokasi.
"Galeri harmoni adalah pameran temporer bertema harmoni dalam keragaman, dalam rangka penguatan moderasi beragama di Indonesia," kata Muchlis melalui kanal YouTube Lajnah Kemenag, dikutip Rabu (8/12/2021).
Menurut dia, keragaman agama di nusantara menjadi realitas yang sudah ada sejak masa lampau. Semuanya mampu eksis bersama dalam mewarnai kehidupan masyarakat.
Baca Juga:Potensi Kenaikan Air Laut Tertinggi di Jakut Terjadi Kamis dan Sabtu
"Sejalan dengan visi TMII yang sejak beberapa tahun lalu mendeklarasikan diri sebagai wahana toleransi," ujarnya.
Selain sebagai wahana toleransi, Galeri Harmoni diharapkan menjadi media edukasi dan tempat rekreasi yang sarat nilai moderasi keberagamaan. Serta meningkatkan kunjungan masyarakat ke Bayt Alquran dan Museum Istiqlal yang ada di TMII.
Baca Juga:Mengenal Wisata Alam dan Budaya Kampung Padi Pandanwangi Cianjur
"Galeri harmoni adalah pameran temporer bertema harmoni dalam keragaman, dalam rangka penguatan moderasi beragama di Indonesia," kata Muchlis melalui kanal YouTube Lajnah Kemenag, dikutip Rabu (8/12/2021).
Menurut dia, keragaman agama di nusantara menjadi realitas yang sudah ada sejak masa lampau. Semuanya mampu eksis bersama dalam mewarnai kehidupan masyarakat.
Baca Juga:Potensi Kenaikan Air Laut Tertinggi di Jakut Terjadi Kamis dan Sabtu
"Sejalan dengan visi TMII yang sejak beberapa tahun lalu mendeklarasikan diri sebagai wahana toleransi," ujarnya.
Selain sebagai wahana toleransi, Galeri Harmoni diharapkan menjadi media edukasi dan tempat rekreasi yang sarat nilai moderasi keberagamaan. Serta meningkatkan kunjungan masyarakat ke Bayt Alquran dan Museum Istiqlal yang ada di TMII.
Baca Juga:Mengenal Wisata Alam dan Budaya Kampung Padi Pandanwangi Cianjur