Muktamar Nahdlatul Ulama ke-34
Qasidah Muktamar ke-34 NU Dirilis, Ingatkan NU Wasilah untuk Raih Ridha Allah
Muhajirin
Kamis, 16 Desember 2021 - 06:31 WIB
Qasidah Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama disusun oleh KH Afifuddin Muhajir (foto: Youtube/TVNU)
Panitia Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) resmi meluncurkan qasidah muktamar di Gedung PBNU, pada Rabu (15/12/2021). Qasidah yang menjadi lagu resmi Muktamar itu ditulis langsung oleh Rais Syuriyah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan diaransemen oleh seniman dari Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama Sastro Adi.
Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-34 NU, Muhammad Imam Aziz menilai qasidah tersebut sebagai pengingat kepada warga Nahdliyin bahwa NU adalah organisasi yang didirikan dan dicita-citakan oleh para auliya dan alim ulama dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bangsa dan negara, sebagaimana penggalan dalam lirik lagu yang di-launching.
“Jadi, (qasidah) ini untuk memberi semangat kembali bahwa NU kini sudah 100 tahun sehingga perlu diperbaharui lagi semangatnya. Nah, ini sangat luar biasa sekali,” kata Kiai Imam Aziz dalam tayangan Launching Official Song Muktamar Ke-34 NU yang disiarkan di TVNU.
Berikut lirik Qasidah Muktamar Ke-34 NU:
الحمد لله مربي العالمين * وصلاته أبدا على النور الأمين
Alhamdulillāhi murabbil ‘ālamīn, washalātuhu Abadan ‘alan Nūril Amīn
Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-34 NU, Muhammad Imam Aziz menilai qasidah tersebut sebagai pengingat kepada warga Nahdliyin bahwa NU adalah organisasi yang didirikan dan dicita-citakan oleh para auliya dan alim ulama dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bangsa dan negara, sebagaimana penggalan dalam lirik lagu yang di-launching.
“Jadi, (qasidah) ini untuk memberi semangat kembali bahwa NU kini sudah 100 tahun sehingga perlu diperbaharui lagi semangatnya. Nah, ini sangat luar biasa sekali,” kata Kiai Imam Aziz dalam tayangan Launching Official Song Muktamar Ke-34 NU yang disiarkan di TVNU.
Berikut lirik Qasidah Muktamar Ke-34 NU:
الحمد لله مربي العالمين * وصلاته أبدا على النور الأمين
Alhamdulillāhi murabbil ‘ālamīn, washalātuhu Abadan ‘alan Nūril Amīn