Gunung Semeru Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran 4,5 km
Muhammad rifai akif
Kamis, 16 Desember 2021 - 15:42 WIB
Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur. Foto: Istimewa
Aktivitas Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl kembali meningkat dan terpantau meluncurkan awan panas guguran sejauh 4,5 kilometer dari kawah ke arah Besuk Kobokan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (16/12/2021).
"Pada pukul 09.01 WIB teramati awan panas guguran sejauh 4,5 kilometer dari kawah Jonggring Saloko ke arah Besuk Kobokan," kata petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian di Gunung Sawur dalam laporannya ke BPBD Kabupaten Lumajang.
Baca Juga:MG Motor Indonesia Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru
Pengamatan Gunung Semeru pada, Kamis (16/12/2021) pukul 06.00-12.00 WIB terpantau cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan. Kemudian, angin bertiup lemah ke arah utara, timur laut, dan barat daya dengan suhu udara 24-27 derajat celcius.
"Secara visual Gunung Semeru kabut dan asap tidak teramati. Pada pukul 09.01 terjadi luncuran awan panas sejauh 4,5 km ke arah Besuk Kobokan dan pada pukul 9.30 WIB terekam awan panas guguran dengan jarak luncur tidak teramati karena kabut," tuturnya.
Untuk aktivitas kegempaan tercatat letusan sebanyak satu kali dengan amplitudo 25 mm selama 70 detik, awan panas guguran tercatat sebanyak dua kali dengan amplitudo 17-25 mm selama 395-912 detik, guguran sebanyak satu kali dengan amplitudo 5 mm selama 55 detik.
Baca Juga:Korban Meninggal Akibat Erupsi Semeru Mencapai 48 Orang
"Pada pukul 09.01 WIB teramati awan panas guguran sejauh 4,5 kilometer dari kawah Jonggring Saloko ke arah Besuk Kobokan," kata petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian di Gunung Sawur dalam laporannya ke BPBD Kabupaten Lumajang.
Baca Juga:MG Motor Indonesia Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru
Pengamatan Gunung Semeru pada, Kamis (16/12/2021) pukul 06.00-12.00 WIB terpantau cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan. Kemudian, angin bertiup lemah ke arah utara, timur laut, dan barat daya dengan suhu udara 24-27 derajat celcius.
"Secara visual Gunung Semeru kabut dan asap tidak teramati. Pada pukul 09.01 terjadi luncuran awan panas sejauh 4,5 km ke arah Besuk Kobokan dan pada pukul 9.30 WIB terekam awan panas guguran dengan jarak luncur tidak teramati karena kabut," tuturnya.
Untuk aktivitas kegempaan tercatat letusan sebanyak satu kali dengan amplitudo 25 mm selama 70 detik, awan panas guguran tercatat sebanyak dua kali dengan amplitudo 17-25 mm selama 395-912 detik, guguran sebanyak satu kali dengan amplitudo 5 mm selama 55 detik.
Baca Juga:Korban Meninggal Akibat Erupsi Semeru Mencapai 48 Orang