Kenali Spinal Cord Injury yang Diderita Mendiang Laura Anna
Muhammad rifai akif
Kamis, 16 Desember 2021 - 18:28 WIB
Laura Anna. Foto: @edlnlaura/Instagram
Selebgram Laura Anna meninggal dunia, pada Rabu (15/12/2021) setelah menderita kelumpuhan akibat kecelakan yang dialami bersama teman prianya, Gaga Muhammad, pada 8 Desember 2019. Diketahui, dari kecelakaan tersebut menyebabkan spinal cord injury.
Sebelum kasus ini mencuat, tak banyak yang mengetahui spinal cord injury yang diderita Laura. Dalam dunia medis spinal cord injury dikenal sebagai cedera tulang belakang.
Baca juga: Hari Osteoporosis Sedunia, Waspadai Penyakit Tulang yang Muncul Tanpa Gejala
Dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), spinal cord injury mengacu pada kerusakan sumsum tulang belakang akibat trauma (misalnya kecelakaan mobil) atau dari penyakit atau degenari (misalnya kanker).
Menurut Dr. dr Junaidi SPKO, selaku wakil ketua bidang IPTEK KONI DKI, mengatakan secara istilah spinal cord injury adalah cedera yang terjadi pada tulang belakang, baik pada tulangnya, ligamennya (jaring ikat antar tulang), atau saraf tulang belakangnya terkena.
Ada beberapa penyebab spinal cord injury seperti terjadinya benturan pada tulang belakang akibat olahraga atau kecelakaan, penyakit bawaan dan faktor usia. Dalam kasus Laura, cedera sumsum tulang belakang disebabkan kecelakaan yang pernah dialaminya.
Sebagai informasi, sumsum tulang belakang merupakan kumpulan saraf dan jaringan lain yang dilindungi oleh tulang belakang. Karena itu, dr Junaidi menambahkan, penting untuk menjaga saraf tulang belakang agar tidak rusak.
Sebelum kasus ini mencuat, tak banyak yang mengetahui spinal cord injury yang diderita Laura. Dalam dunia medis spinal cord injury dikenal sebagai cedera tulang belakang.
Baca juga: Hari Osteoporosis Sedunia, Waspadai Penyakit Tulang yang Muncul Tanpa Gejala
Dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), spinal cord injury mengacu pada kerusakan sumsum tulang belakang akibat trauma (misalnya kecelakaan mobil) atau dari penyakit atau degenari (misalnya kanker).
Menurut Dr. dr Junaidi SPKO, selaku wakil ketua bidang IPTEK KONI DKI, mengatakan secara istilah spinal cord injury adalah cedera yang terjadi pada tulang belakang, baik pada tulangnya, ligamennya (jaring ikat antar tulang), atau saraf tulang belakangnya terkena.
Ada beberapa penyebab spinal cord injury seperti terjadinya benturan pada tulang belakang akibat olahraga atau kecelakaan, penyakit bawaan dan faktor usia. Dalam kasus Laura, cedera sumsum tulang belakang disebabkan kecelakaan yang pernah dialaminya.
Sebagai informasi, sumsum tulang belakang merupakan kumpulan saraf dan jaringan lain yang dilindungi oleh tulang belakang. Karena itu, dr Junaidi menambahkan, penting untuk menjaga saraf tulang belakang agar tidak rusak.