MT Al Ikhlas Klaten Perkuat Ekonomi Masyarakat Melalui Cara Ini
Fajar adhitya
Ahad, 19 Desember 2021 - 07:33 WIB
Ilustrasi penguatan ekonomi masyarakat dengan mengoptimalkan potensi sumber daya. Foto: iStock.
Fungsi majelis taklim (MT) kini berkembang menjadi penguat ekonomi syariah di masyarakat. Seperti yang dilakukan Majelis Taklim Al-Ikhlas, Klaten, Jawa Tengah.
Majelis Taklim Al Ikhlas gencar memerangi praktik riba dengan memasiifkan gerakan koperasi. Saat ini, Majelis Taklim Al Ikhlas mengomandoi 26 majelis taklim lainna di Kabupaten Klaten untuk mengembangkan koperasi syariah.
"Total ada 26 majelis taklim di 26 kecamatan se-Kabupaten Klaten dengan komando Majelis Taklim (MT) Al-Ikhlas yang terletak di Kabupaten Klaten," ungkap Ketua Pokjaluh Klaten, Ahmad Subandriyo dikutip Bimas Islam,Ahad (19/12/2021).
Baca Juga:Dorong Wirausaha Mandiri Pesantren, Kemenag dan Kemenperin Jalin Kerjasama
Majelis taklim yang tersebar di 26 kecamatan ini tidak hanya memberikan pembekalan keagamaan Islam kepada masyarakat. Majelis taklim juga memberikan bantuan simpan pinjam melalui koperasi yang dibentuk di tiap kecamatan.
"Kita bentuk koperasi di tiap majelis taklim. Modal awalnya 10 juta rupiah. Itu dana dari Baznas Provinsi Jawa Tengah," tambah pria yang akrab disapa Pak Rio ini.
Baca Juga:Muslimah Festival 2021, Ajang Silaturahmi dan Pengembangan Bisnis Ekonomi Syariah
Majelis Taklim Al Ikhlas gencar memerangi praktik riba dengan memasiifkan gerakan koperasi. Saat ini, Majelis Taklim Al Ikhlas mengomandoi 26 majelis taklim lainna di Kabupaten Klaten untuk mengembangkan koperasi syariah.
"Total ada 26 majelis taklim di 26 kecamatan se-Kabupaten Klaten dengan komando Majelis Taklim (MT) Al-Ikhlas yang terletak di Kabupaten Klaten," ungkap Ketua Pokjaluh Klaten, Ahmad Subandriyo dikutip Bimas Islam,Ahad (19/12/2021).
Baca Juga:Dorong Wirausaha Mandiri Pesantren, Kemenag dan Kemenperin Jalin Kerjasama
Majelis taklim yang tersebar di 26 kecamatan ini tidak hanya memberikan pembekalan keagamaan Islam kepada masyarakat. Majelis taklim juga memberikan bantuan simpan pinjam melalui koperasi yang dibentuk di tiap kecamatan.
"Kita bentuk koperasi di tiap majelis taklim. Modal awalnya 10 juta rupiah. Itu dana dari Baznas Provinsi Jawa Tengah," tambah pria yang akrab disapa Pak Rio ini.
Baca Juga:Muslimah Festival 2021, Ajang Silaturahmi dan Pengembangan Bisnis Ekonomi Syariah