home sosok muslim

Kisah Leopold Weiss, Intelektual Muslim Eks Yahudi Paling Berpengaruh di Dunia

Senin, 20 Desember 2021 - 09:49 WIB
Leopold Weiss atau Muhammad Assad (foto: islam.in.ua)
Suatu hari pada September 1926, seorang jurnalis muda yahudi, Leopold Weiss, naik kereta ke Berlin. Sepanjang perjalanan, dia menyaksikan wajah-wajah yang tidak bahagia dan hampa. Kebudayaan tinggi Eropa, kemajuan ilmu pengetahuan, dan materi tak cukup untuk memberikan kebahagiaan kepada mereka.

Weiss lalu berkesimpulan, keselamatan dan kebahagiaan berada di tempat lain. Keyakinan itulah yang membawa Weiss menjadi seorang mualaf. Ia resmi masuk Islam beberapa hari setelah perjalanan ke Berlin.

Pria yang lahir lahir pada 1900 dari orang tua yahudi merupakan keturunan rabi. Nenek moyangnya merupakan pemuka agama Yahudi. Saat meninggal, hampir satu abad kemudian, dia menjadi seorang intelektual terkenal di seluruh dunia muslim sebagai Muhammad Asad.

Dia menulis memoar yang sangat terkenal, The Road to Mecca. Memoar itu memperkenalkan Islam kepada banyak orang. Selain itu, terjemahan Al-Qur’an milik Asad dalam Bahasa Inggris disandingkan dengan terjemahan bahasa Inggris lain karya Marmaduke Pickthall dan Abdullah Yusuf Ali.

“Mungkin tidak ada buku lain kecuali Al-Qur’an itu sendiri yang menyebabkan lebih banyak orang masuk Islam,” tulis seorang diplomat Jerman yang juga mualaf, Murad Hofmann, dikutip TRT World, Senin (20/12/2021).

Cerita perjalanan spiritual Asad dimulai saat Perang Dunia I di Eropa. Dia dibesarkan di Lwow, sebuah kota yang pada awal abad ke-20 merupakan bagian dari Austria.

Ayahnya merupakan seorang pengacara kaya raya. Meski sang ayah bukan kalangan religius, namun Asad memiliki guru privat yang mengajarinya membaca kitab suci Yahudi. Hingga pada akhirnya dia percaya diri mendiskusikan Alkitab, kumpulan komentar religius yang kompleks. Setelah masuk Islam, pengalaman itu membantunya memahami Al-Qur’an.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
intelektual muslim mualaf yahudi leopold weiss muhammad assad
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya