home sosok muslim

Muslimah Amerika

Sa'idah Sudan Dirikan Rumah Aman Baitul Hemaya untuk Muslim Korban KDRT di AS

Selasa, 21 Desember 2021 - 09:00 WIB
Saidah Sudan pendiri rumah aman Baitul Hemaya yang dikhususkan untuk korban KDRT. Foto: bpr.org
Muslimah Amerika, Sa'idah Sudan mendirikan rumah aman bagi korban kekerasan dalam rumah tangga di Carolina. Tempat penampungan ini menjadi satu-satunya yang dioperasikan oleh seorang muslim.

Menurut penelitian dari Northeastern University, setidaknya ada 13.500 penampungan hewan di AS, namun hanya 1.887 yang menampung korban kekerasan dalam rumah tangga.

Sudan mendirikan rumah aman Baitul Hemaya di Charlotte pada Oktober 2019 yang lalu setelah pertemuannya dengan korban KDRT ruang gawat darurat rumah sakit di New Jersey.

Baca juga: Istri Lakukan KDRT, Apa yang Harus Dilakukan Suami?

“Ada seorang wanita Muslim yang datang ke UGD,” kata Sudan. “Saya tidak mengenalinya karena betapa parahnya dia dipukuli. Tapi dia mengenalku. Dia sebenarnya adalah teman saya. Sejak saat itu, saya mencoba mencari tahu apa yang bisa saya lakukan untuk membantu perempuan Muslim dan imigran dalam hal kekerasan dalam rumah tangga.” kata Sudah seperti dikutip dari Blue Ridge Public Radio, Selasa (21/12/2021).

Sudan pun menjadi wanita Muslim pertama yang disertifikasi oleh New Jersey Coalition for Battered Women, setelah lima tahun mengikuti kelas, pelatihan, dan magang tentang kekerasan dalam rumah tangga. Karena latar belakang itu, Sudan pun percaya diri membuka tempat penampungan bagi korban KDRT.

Dengan dukungan penggalangan dana dari Penny Appeal USA, rumah aman bagi korban KDRT Baitul Hemaya dibuka pada Oktober 2019 di Charlotte, dengan fokus pada wanita Muslim. Setiap wanita yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga dipersilakan. Baitul Hemaya berarti “rumah perlindungan” dalam bahasa Arab.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
muslimah inspiratif rumah penampungan kdrt
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya