Mengenal Perbedaan Antara Masjid Jami, Agung, dan Raya
Hasanah syakim
Kamis, 23 Desember 2021 - 20:08 WIB
Masjid Islamic Center di Mataram, Lombok, NTB. Foto: Pixabay.
Masjid sebagai tempat ibadah bagi umat muslim, tak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah sajanamun memiliki ragam kegunaan. Jenis masjid dan kegunaan tersebut dibedakan tergantung lokasi keberadaan serta fungsinya, jenis masjid ditetapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag).
Selain ditetapkan oleh Kemenag, jenis masjid juga ditetepkan oleh pemerintah setempat atas rekomendasi dari Kantor Urusan Agama (KUA). Penetapan jenis masjid ini biasanya juga berdasarkan faktor sejarah, kapasitas jemaah dengan mempertimbangkan beberapa fasilitas utama, serta penunjang yang harus dipenuhi setiap masjid tergantung dari jenis masjidnya.
Secara garis besar asal-usul penamaan tersebut bermakna sama ialah masjid besar, akan tetapi Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyebutkan bahwa masjid jami sebagai masjid besar utama untuk di tingkat kelurahan atau desa. Selain itu, masjid agung sebuah masjid untuk di tingkat kabupaten atau kota, sedangkan masjid untuk tingkat provinsi diberi sebutan sebagai masjid raya.
Baca Juga:Pemerintah Dorong Ormas Islam Serius Garap Wakaf
Dengan beberapa jenis masjid dan penamaan yang berbeda, jika Sahabat Langit7 bingung dengan keberadaan beragam masjid yang kerapkali ditemui terkait Masjid Jami, Masjid Agung serta Masjid Raya. Berikut perbedaan antara Masjid Jami, Masjid Agung, Masjid Raya serta kriteria dan persyaratan untuk bisa dikukuhkan sebagai masjid yang terkait, antara lain:
Masjid Jami
Sebuah masjid yang dijadikan sebagai pusat keagamaan untuk wilayah pedesaan atau kelurahan yang ada di pusat pemukiman masyarakat. Proses untuk ditetapkan sebagai masjid jami terdapat beberapa kriteria, persyaratan serta fasilitas yang harus dimiliki sebuah masjid.
Selain ditetapkan oleh Kemenag, jenis masjid juga ditetepkan oleh pemerintah setempat atas rekomendasi dari Kantor Urusan Agama (KUA). Penetapan jenis masjid ini biasanya juga berdasarkan faktor sejarah, kapasitas jemaah dengan mempertimbangkan beberapa fasilitas utama, serta penunjang yang harus dipenuhi setiap masjid tergantung dari jenis masjidnya.
Secara garis besar asal-usul penamaan tersebut bermakna sama ialah masjid besar, akan tetapi Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyebutkan bahwa masjid jami sebagai masjid besar utama untuk di tingkat kelurahan atau desa. Selain itu, masjid agung sebuah masjid untuk di tingkat kabupaten atau kota, sedangkan masjid untuk tingkat provinsi diberi sebutan sebagai masjid raya.
Baca Juga:Pemerintah Dorong Ormas Islam Serius Garap Wakaf
Dengan beberapa jenis masjid dan penamaan yang berbeda, jika Sahabat Langit7 bingung dengan keberadaan beragam masjid yang kerapkali ditemui terkait Masjid Jami, Masjid Agung serta Masjid Raya. Berikut perbedaan antara Masjid Jami, Masjid Agung, Masjid Raya serta kriteria dan persyaratan untuk bisa dikukuhkan sebagai masjid yang terkait, antara lain:
Masjid Jami
Sebuah masjid yang dijadikan sebagai pusat keagamaan untuk wilayah pedesaan atau kelurahan yang ada di pusat pemukiman masyarakat. Proses untuk ditetapkan sebagai masjid jami terdapat beberapa kriteria, persyaratan serta fasilitas yang harus dimiliki sebuah masjid.