Tol Becakayu Mandek Sejak 1996, Luhut: Segera Kita Tuntaskan
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 24 Desember 2021 - 18:35 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan saat meninjau proyek Jalan Tol Becakayu, Jumat (24/12). (Foto: ANTARA/Aji Cakti)
Pemerintah terus berupaya menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu). Proyek tersebut sejatinya dimulai sejak tahun 1996 dan mandek karena krisis moneter yang terjadi pada 1997.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan memastikan bahwa pemerintah akan segera menyelesaikan pembangunan tol Becakayu. Hal itu disampaikan Luhut saat meninjau konstruksi Jalan Tol Becakayu Seksi II A Ujung di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/12).
Baca juga:Pemerintah Siapkan Skenario Hadapi Kemungkinan Peningkatan Kasus Omicron
"Pembangunan jalan Tol Becakkayu ini sudah dimulai dari tahun 1996, tetapi masih dalam proses penyelesaian hingga sekarang. Oleh karena itu, proyek ini harus segera kita tuntaskan," kata Luhut dalam keterangan tertulisnya.
Dalam kunjungannya, Luhut didampingi Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian dan Direktur Utama PT Waskita Karya, Destiawan Soewardjono. Luhut menjelaskan pada tahun 2015, PT Waskita Karya mengambil alih pembangunan tol dan mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sehingga pembangunan dapat terus berjalan.
"Kalau proyek ini bisa segera diselesaikan, kita dapat merasakan manfaat yang luas. Utamanya dalam mengurangi kemacetan dan memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat," ujar Luhut.
Baca juga:Luhut Kecam WNI yang Shooping di Luar Negeri Tapi Pilih Karantina Gratisan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan memastikan bahwa pemerintah akan segera menyelesaikan pembangunan tol Becakayu. Hal itu disampaikan Luhut saat meninjau konstruksi Jalan Tol Becakayu Seksi II A Ujung di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/12).
Baca juga:Pemerintah Siapkan Skenario Hadapi Kemungkinan Peningkatan Kasus Omicron
"Pembangunan jalan Tol Becakkayu ini sudah dimulai dari tahun 1996, tetapi masih dalam proses penyelesaian hingga sekarang. Oleh karena itu, proyek ini harus segera kita tuntaskan," kata Luhut dalam keterangan tertulisnya.
Dalam kunjungannya, Luhut didampingi Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian dan Direktur Utama PT Waskita Karya, Destiawan Soewardjono. Luhut menjelaskan pada tahun 2015, PT Waskita Karya mengambil alih pembangunan tol dan mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sehingga pembangunan dapat terus berjalan.
"Kalau proyek ini bisa segera diselesaikan, kita dapat merasakan manfaat yang luas. Utamanya dalam mengurangi kemacetan dan memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat," ujar Luhut.
Baca juga:Luhut Kecam WNI yang Shooping di Luar Negeri Tapi Pilih Karantina Gratisan