BNPB: Banjir Kota Palembang Diperburuk dengan Faktor Drainase
Fifiyanti Abdurahman
Ahad, 26 Desember 2021 - 11:11 WIB
Petugas TRC BPBD Kota Palembang membantu warga di saat genangan banjir melanda kawasan tersebut. Foto: Humas BNPB.
Bencana hidrometeorologi basah melanda dua wilayah administrasi di Provinsi Sumatera Selatan. Banjir melanda Kota Palembang, meskipun pantauan hingga berita ini diturunkan banjir sudah berangsur surut. Di wilayah lain, tanah longsor teridentifikasi di Kabupaten Lahat. Dua peristiwa tersebut tidak mengakibatkan terjadinya korban jiwa.
Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menuturkan, menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palembang, banjir di wilayahnya terjadi setelah hujan lebat menguyur beberapa kecamatan. Hujan dengan intensitas tinggi ini menyebabkan debit air anak Sungai Musi meluap.
"Kondisi tersebut diperburuk oleh faktor drainase kota yang kurang optimal. Banjir terpantau 60 hingga 100 centimeter," kata Abdul dalam keterangan tertulisnya, Ahad (26/12/2021).
Baca Juga:Kompilasi Bencana Alam di Indonesia Sepanjang Tahun 2021
BPBD Kota Palembang mencatat lima kecamatan terdampak banjir tersebut, yaitu Kecamatan Seberang Hulu I, Seberang Hulu II, Sukarame, Kemuning dan Ilir Barat I. Tim Reaksi Cepat BPBD masih melakukan pendataan jumlah warga terdampak di lokasi kejadian. Namun demikian, belum terpantau adanya warga yang mengungsi.
"Saat ini, BPBD dibantu TNI, Polri dan aparat desa tetap bersiaga terhadap potensi banjir susulan. Prakiraan cuaca di beberapa kecamatan terdampak masih berpotensi hujan ringan hari ini (27/12) seperti di Seberang Ulu I, Ilir Barat I, Sukarame dan Kemuning," jelasnya.
Tanah Longsor Kabupaten Lahat
Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menuturkan, menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palembang, banjir di wilayahnya terjadi setelah hujan lebat menguyur beberapa kecamatan. Hujan dengan intensitas tinggi ini menyebabkan debit air anak Sungai Musi meluap.
"Kondisi tersebut diperburuk oleh faktor drainase kota yang kurang optimal. Banjir terpantau 60 hingga 100 centimeter," kata Abdul dalam keterangan tertulisnya, Ahad (26/12/2021).
Baca Juga:Kompilasi Bencana Alam di Indonesia Sepanjang Tahun 2021
BPBD Kota Palembang mencatat lima kecamatan terdampak banjir tersebut, yaitu Kecamatan Seberang Hulu I, Seberang Hulu II, Sukarame, Kemuning dan Ilir Barat I. Tim Reaksi Cepat BPBD masih melakukan pendataan jumlah warga terdampak di lokasi kejadian. Namun demikian, belum terpantau adanya warga yang mengungsi.
"Saat ini, BPBD dibantu TNI, Polri dan aparat desa tetap bersiaga terhadap potensi banjir susulan. Prakiraan cuaca di beberapa kecamatan terdampak masih berpotensi hujan ringan hari ini (27/12) seperti di Seberang Ulu I, Ilir Barat I, Sukarame dan Kemuning," jelasnya.
Tanah Longsor Kabupaten Lahat