Piala AFF 2020
Pengamat Sepak Bola: Pratama Arhan Absen, Kerugian Besar Timnas Indonesia
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 28 Desember 2021 - 20:35 WIB
Pratama Arhan dinobatkan menjadi pemain terbaik di laga Indonesia vs Malaysia (Foto: PSSI)
Tim Nasional (Timnas) Indonesia bakal melakoni babak final leg pertama Piala AFF Suzuki Cup 2020 melawan Thailand tanpa sosok Pratama Arhan. Bek kiri itu dipastikan absen karena mendapatkan akumulasi kartu.
Mengutip situs resmi Piala AFF, kartu kuning pertama Arhan didapatkan saat babak semifinal leg pertama kontra Singapura. Sementara pada leg kedua, situs resmi AFF awalnya tidak mencantumkan kartu kuning untuk Arhan.
Baca juga:Shin Tae-yong Punya Cara Kalahkan Thailand di Final
Tetapi, pihak penyelenggara mengkoreksi ulang dan menyatakan Arhan mendapatkan kartu kuning di leg kedua saat melanggar Ikshan Fandi yang berujung pada pemberian penalti untuk Singapura. Atas dua koleksi kartu kuning itu, Pratama Arhan harus absen di final leg pertama.
"Tentu saja itu kerugian besar karena kontribusi Pratama Arhan terbukti sangat dibutuhkan Indonesia dalam bertahan dan menyerang. Pelatih Shin Tae-yong jelas harus memikirkan hal ini secara matang. Pilihannya bisa memainkan Edo Febriansyah seperti ketika menghadapi Laos," kata pengamat sepak bola nasional, Weshley Hutagalung saat dikonfirmasi Langit7, Selasa (28/12).
Bung Wes, sapaan akrabnya, mengatakan jika Edo menjadi pilihan yang paling memungkinkan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Arhan. Hanya saja, gaya bermain Edo dan Arhan memang sangat jauh berbeda.
Baca juga:Pratama Arhan Absen Lawan Thailand, Shin Tae-yong Susun Skenario Lain
Mengutip situs resmi Piala AFF, kartu kuning pertama Arhan didapatkan saat babak semifinal leg pertama kontra Singapura. Sementara pada leg kedua, situs resmi AFF awalnya tidak mencantumkan kartu kuning untuk Arhan.
Baca juga:Shin Tae-yong Punya Cara Kalahkan Thailand di Final
Tetapi, pihak penyelenggara mengkoreksi ulang dan menyatakan Arhan mendapatkan kartu kuning di leg kedua saat melanggar Ikshan Fandi yang berujung pada pemberian penalti untuk Singapura. Atas dua koleksi kartu kuning itu, Pratama Arhan harus absen di final leg pertama.
"Tentu saja itu kerugian besar karena kontribusi Pratama Arhan terbukti sangat dibutuhkan Indonesia dalam bertahan dan menyerang. Pelatih Shin Tae-yong jelas harus memikirkan hal ini secara matang. Pilihannya bisa memainkan Edo Febriansyah seperti ketika menghadapi Laos," kata pengamat sepak bola nasional, Weshley Hutagalung saat dikonfirmasi Langit7, Selasa (28/12).
Bung Wes, sapaan akrabnya, mengatakan jika Edo menjadi pilihan yang paling memungkinkan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Arhan. Hanya saja, gaya bermain Edo dan Arhan memang sangat jauh berbeda.
Baca juga:Pratama Arhan Absen Lawan Thailand, Shin Tae-yong Susun Skenario Lain