Arab Saudi Laporkan 752 Kasus Baru Covid-19, 1 Meninggal Dunia
Fifiyanti Abdurahman
Jum'at, 31 Desember 2021 - 12:52 WIB
Ilustrasi penyebaran virus corona di Arab Saudi. Foto: LANGIT7/iStock
Arab Saudi mengkonfirmasi 752 kasus baru COVID-19 pada Kamis (30/12/2021), sehingga total kasus sejak awal pandemi menjadi 555.417. Sekaligus mengkonfirmasi satu kematian baru terkait COVID-19, menjadikan jumlah kematian di kerajaan tersebut menjadi 8.875.
Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan bahwa dari kasus saat ini, 49 masih dalam kondisi kritis.
Baca juga: Catat Kasus Tertinggi, Arab Saudi Kembali Berlakukan Social Distancing di Dua Masjid Suci
Baca juga: Masjidil Haram Sediakan Alquran Elektronik untuk Penyandang Tunanetra
Ia menambahkan bahwa 226 pasien telah pulih dari COVID-19, sehingga jumlah total pemulihan di Kerajaan menjadi 541.614. Lebih dari 50,6 juta dosis vaksin COVID-19 telah diberikan sejak kampanye imunisasi dimulai, dengan lebih dari 23,2 juta orang telah divaksinasi penuh.
Kementerian Kesehatan, yang memiliki 587 pusat vaksin di seluruh Kerajaan, mendesak orang-orang yang belum menerima suntikan untuk mendaftar untuk menerimanya melalui aplikasi Sehhaty-nya.
Sehhaty merupakan aplikasi kesehatan yang disediakan di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan di Arab Saudi sejalan dengan visinya untuk meningkatkan standar perawatan kesehatan dan mengembangkan layanannya. (Sumber: Arab News)
Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan bahwa dari kasus saat ini, 49 masih dalam kondisi kritis.
Baca juga: Catat Kasus Tertinggi, Arab Saudi Kembali Berlakukan Social Distancing di Dua Masjid Suci
Baca juga: Masjidil Haram Sediakan Alquran Elektronik untuk Penyandang Tunanetra
Ia menambahkan bahwa 226 pasien telah pulih dari COVID-19, sehingga jumlah total pemulihan di Kerajaan menjadi 541.614. Lebih dari 50,6 juta dosis vaksin COVID-19 telah diberikan sejak kampanye imunisasi dimulai, dengan lebih dari 23,2 juta orang telah divaksinasi penuh.
Kementerian Kesehatan, yang memiliki 587 pusat vaksin di seluruh Kerajaan, mendesak orang-orang yang belum menerima suntikan untuk mendaftar untuk menerimanya melalui aplikasi Sehhaty-nya.
Sehhaty merupakan aplikasi kesehatan yang disediakan di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan di Arab Saudi sejalan dengan visinya untuk meningkatkan standar perawatan kesehatan dan mengembangkan layanannya. (Sumber: Arab News)
(est)