home global news

Catatan JIC Sepanjang 2021: Jakarta Kehilangan Banyak Ulama Terbaik

Ahad, 02 Januari 2022 - 06:10 WIB
Ulama merupakan pewaris para Nabi, di pundak mereka beban dakwah disampaikan ke seluruh penjuru alam. Foto: Langit7/iStock.
Tahun 2021 merupakan masa krusial bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi ancaman virus Covid-19. Selain masalah kesehatan, pandemi juga turut berdampak pada kegiatan ibadah dan keagamaan umat Islam.

Jakarta Islamic Centre (JIC) menyampaikan catatan akhir tahun terkait dengan perkembangan Islam ibu kota. Tahun 2021 menjadi tahun kesedihan bagi warga Jakarta khususnya Betawi.

“Paling tidak ada tiga ulama hebat dan kharismatik yang Allah SWT panggil menghadap-Nya selama 2021,” kata Kepala Sub Divisi Pengkajian Jakarta Islamic Centre, Ustaz Paimun Abdul Karim kepada Langit7.id, Jumat (31/12/2021).

Baca Juga:Sejarah Majelis Tarjih, Think Tank Muhammadiyah Lahir karena Supermarket Ideologi

Ia menguraikan, pada tanggal 27 Mei 2021, Jakarta kehilangan seorang ulama hadits dan ahli falakiyah, yakni KH Ahmad Syarifuddin Abdul Ghani. Kiai Ahmad menguasai ilmu falak warisan dari Guru Madjid Pekojan dan ulama falak lainnya.

Kemudian pada tanggal 10 dan 11 Juli 2021, umat Islam Jakarta dan Indonesia berturut-turut kehilangan KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi'i dan Dr KH Lutfhi Fathullah. Dua ulama besar dan kharismatik menghadap Allah SWT sebagai syahid.

“KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi’i merupakan putra ulama Betawi legendaris, 'singa podium', KH Abdullah Syafi’i. Sejak kecil hingga menginjak usia dewasa banyak belajar agama Islam langsung kepada ayahandanya sebagai pengasuh Yayasan Pendiidkan Islam As Syafi’iyah,” katanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
islamic center ulama covid-19
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya