PTM Hari Pertama, Para Siswa Sambut Penuh Antusias
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 03 Januari 2022 - 14:58 WIB
Sejumlah siswa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada hari pertama kembali masuk sekolah di SDN 3 Lhokseumawe, Aceh, Kamis (5/8/2021). (Foto: Antara/Rahmad/wsj)
Para siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bina Insan Mandiri, Kembangan, Jakarta Barat antusias mengikuti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen yang mulai bergulir, Senin (3/1/2022). Hal tersebut senada seperti pengakuan salah satu siswa, yakni Nadisya Kiara Putri.
Peraih medali perunggu English Olympiad National Smart Studen ini mengaku banyak mengalami kendala selama Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Beberapa kendala yang didapati, yakni sulit mengerti materi yang disampaikan guru hingga terkendala jaringan internet.
Baca Juga:Survei Ideas: Efektivitas Pembelajaran via WhatsApp Rendah
"Senang sih bisa mengerti materi lebih dalam karena dijelasin langsung sama gurunya terus bisa ketemu teman-teman juga," kata Nadisya saat dikonfirmasi di sekolahnya.
"Kadang terkendala jaringan. Lalu suka susah mengerti penjelasan guru," ucapnya.
Kini, Nadisya tidak khawatir lagi akan jaringan internet yang bermasalah dan penjelasan guru yang tidak jelas. Hal yang sama juga dikatakan salah satu siswa kelas XII SMKN 60 Diva Ramadhanty.
Baca Juga:Pemerintah Diminta Antisipasi Meningkatnya Kasus Covid-19 pada Anak Pasca PTM Terbatas
Peraih medali perunggu English Olympiad National Smart Studen ini mengaku banyak mengalami kendala selama Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Beberapa kendala yang didapati, yakni sulit mengerti materi yang disampaikan guru hingga terkendala jaringan internet.
Baca Juga:Survei Ideas: Efektivitas Pembelajaran via WhatsApp Rendah
"Senang sih bisa mengerti materi lebih dalam karena dijelasin langsung sama gurunya terus bisa ketemu teman-teman juga," kata Nadisya saat dikonfirmasi di sekolahnya.
"Kadang terkendala jaringan. Lalu suka susah mengerti penjelasan guru," ucapnya.
Kini, Nadisya tidak khawatir lagi akan jaringan internet yang bermasalah dan penjelasan guru yang tidak jelas. Hal yang sama juga dikatakan salah satu siswa kelas XII SMKN 60 Diva Ramadhanty.
Baca Juga:Pemerintah Diminta Antisipasi Meningkatnya Kasus Covid-19 pada Anak Pasca PTM Terbatas