Berhati-hatilah Terhadap Orang Terzalimi, Doanya Mustajab
Fajar adhitya
Selasa, 04 Januari 2022 - 08:41 WIB
Ilustrasi permasalahan dalam rumah tangga.Foto: Langit7/iStock.
Allah akan mengabulkan doa-doa hamba-Nya yang terzalimi. Berdoa adalah cara seorang muslim meminta pertolongan dan menggantungkan harapan kepada Allah.
Orang yang terzalimi memohon pertolongan kepada Allah dengan berdoa pasti akan dikabulkan oleh Allah. Orang yang terzalimi termasuk kategori yang doanya mudah diijabah oleh Allah.
Berhati-hatilah mendzalimi seseorang karena doanya akan diijabah oleh Allah. Firmannya dalam Surat An Nisa ayat 148:
Baca Juga:7 Pola Hidup Positif yang Dijalani Umat Muslim
لَا يُحِبُّ اللّٰهُ الْجَهْرَ بِالسُّوْۤءِ مِنَ الْقَوْلِ اِلَّا مَنْ ظُلِمَ ۗ وَكَانَ اللّٰهُ سَمِيْعًا عَلِيْمًا
Artinya: Allah tidak menyukai perkataan buruk, (yang diucapkan) secara terus terang kecuali oleh orang yang dizalimi. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
Pada ayat ini, Allah menyatakan bahwa Allah tidak meridai seseorang ucapan buruk. Namun, dalam hal ini dikecualikan orang yang dianiaya.
Orang yang terzalimi memohon pertolongan kepada Allah dengan berdoa pasti akan dikabulkan oleh Allah. Orang yang terzalimi termasuk kategori yang doanya mudah diijabah oleh Allah.
Berhati-hatilah mendzalimi seseorang karena doanya akan diijabah oleh Allah. Firmannya dalam Surat An Nisa ayat 148:
Baca Juga:7 Pola Hidup Positif yang Dijalani Umat Muslim
لَا يُحِبُّ اللّٰهُ الْجَهْرَ بِالسُّوْۤءِ مِنَ الْقَوْلِ اِلَّا مَنْ ظُلِمَ ۗ وَكَانَ اللّٰهُ سَمِيْعًا عَلِيْمًا
Artinya: Allah tidak menyukai perkataan buruk, (yang diucapkan) secara terus terang kecuali oleh orang yang dizalimi. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
Pada ayat ini, Allah menyatakan bahwa Allah tidak meridai seseorang ucapan buruk. Namun, dalam hal ini dikecualikan orang yang dianiaya.