home global news

Daftar Riset Lembaga Eijkman yang Bermanfaat untuk Masyarakat Indonesia

Selasa, 04 Januari 2022 - 17:21 WIB
Ilustrasi laboratorium LBM Eijkman (foto: Antara)
Lembaga Biologi Molekuler Eijkman baru saja dilebur ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Peleburan ini menyebabkan seratusan peneliti dan staf tak lagi bisa bekerja karena terbentur urusan administrasi. Jika dilihat kilas baliknya, dalam beberapa tahun terakhir Eijkman telah memiliki banyak kontribusi tidak hanya di skala nasional namun juga global.

Diketahui, lembaga riset yang sudah diakui secara internasional itu pertama kali didirikan pada 1888. Lembaga itu didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda dengan nama Central Geneeskundig Laboratorium atau Laboratorium Pusat Kesehatan Masyarakat. Pada 1938, nama Eijkman digunakan untuk mengganti Geneeskundig Laboratorium. Nama itu diambil dari dokter sekaligus peneliti Belanda, Christiaan Eijkman. ia adalah penerima penghargaan Nobel bidang kedokteran pada 1929 atas konsep penemuan vitamin, saat meneliti penyakit beri-beri di Batavia.

Baca Juga:Sejarah Eijkman, Lembaga Riset Biologi Molekuler yang Kini Dilebur ke BRIN

Kiprah Lembaga Eijkman, terlebih di masa pandemi Covid-19 begitu berdampak bagi masyarakat. Berikut LANGIT7.ID telah merangkum 7 riset Eijkman yang bermanfaat bagi masyarakat beberapa tahun terakhir.

1. Emerging Virus Research Unit (EVRU)



Emerging Virus Research Unit (EVRU) adalah Unit Virology yang baru didirikan di Eijkman Institute yang berfokus pada studi virus endemik dan emerging yang beredar di Indonesia. Unit yang diresmikan pada 2012 ini melakukan penelitian dan penyediaan data prevalensi virus baru dan emerging (etiologi penyakit) khususnya yang berisiko pandemik.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
eijkman ilmuwan riset
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya