Wilayah Zhengzhou Terendam Banjir Setelah Diguyur Hujan Lebat
Garry Talentedo Kesawa
Kamis, 22 Juli 2021 - 10:47 WIB
China Tengah, tepatnya Provinsi Henan, diterjang banjir bandang akibat hujan lebat yang mengguyur dalam intensitas tinggi. Foto: Tangkap Layar Channel Youtube CGTN
China Tengah, tepatnya Provinsi Henan, diterjang banjir bandang akibat hujan lebat yang mengguyur dalam intensitas tinggi. Bencana tersebut menelan sedikitnya 18 korban jiwa.
Rabu (21/7/2021) waktu setempat, Tim SAR mendapati 18 jenazah tersebut di Zhengzhou yang notabene ibu kota provinsi. Menurut South China Morning Post, sekitar 200.000 warga di Provinsi Henan terpaksa mengungsi.
Dalam sebuah pernyataan, Pemerintah Kota (Pemkot) Zhengzhou menyatakan, situasi masih jauh dari terkendali dan tingkat darurat dinaikkan ke level tertinggi. Tampak pula banjir bandang merendam stasiun kereta bawah.
Diketahui, hujan deras mengguyur provinsi tersebut sejak akhir pekan. Akibatnya, sungai-sungai pun meluap dan membanjiri jalan-jalan di beberapa kota. Biaya kerugian akibat hujan dan banjir bandang itu diestimasi mencapai sekitar USD11,3 juta.
Sementara, Biro Meteorologi Zhengzhou mengungkapkan, curah hujan di wilayah tersebut mencapai 617 milimeter, atau tertinggi dalam 60 tahun. Para ahli meteorologi bahkan menyebut hujan yang mengguyur daerah tersebut sebagai hujan paling lebat dalam 1.000 tahun terakhir. (Sumber: Anadolu Agency)
Berikut video banjir bandang di China Tengah yang diambil dari reportase CNBC Television
Rabu (21/7/2021) waktu setempat, Tim SAR mendapati 18 jenazah tersebut di Zhengzhou yang notabene ibu kota provinsi. Menurut South China Morning Post, sekitar 200.000 warga di Provinsi Henan terpaksa mengungsi.
Dalam sebuah pernyataan, Pemerintah Kota (Pemkot) Zhengzhou menyatakan, situasi masih jauh dari terkendali dan tingkat darurat dinaikkan ke level tertinggi. Tampak pula banjir bandang merendam stasiun kereta bawah.
Diketahui, hujan deras mengguyur provinsi tersebut sejak akhir pekan. Akibatnya, sungai-sungai pun meluap dan membanjiri jalan-jalan di beberapa kota. Biaya kerugian akibat hujan dan banjir bandang itu diestimasi mencapai sekitar USD11,3 juta.
Sementara, Biro Meteorologi Zhengzhou mengungkapkan, curah hujan di wilayah tersebut mencapai 617 milimeter, atau tertinggi dalam 60 tahun. Para ahli meteorologi bahkan menyebut hujan yang mengguyur daerah tersebut sebagai hujan paling lebat dalam 1.000 tahun terakhir. (Sumber: Anadolu Agency)
Berikut video banjir bandang di China Tengah yang diambil dari reportase CNBC Television
(asf)