home lifestyle muslim

Jangan Berlebihan, Sanjungan Juga Bisa Berdampak Negatif

Rabu, 05 Januari 2022 - 17:57 WIB
Anak yang tersenyum saat dipuji sang ibu. Foto: LANGIT7/iStock
Sanjungan orang tua untuk anak yang berbuat baik memiliki manfaat dalam pembentukan karakternya. Di samping itu, pujian juga jadi bentuk komunikasi antara orang tua dan anak.

Namun, agar tidak menimbulkan dampak negatif, ada beberapa hal yang harus diperhatikan orang tua saat memberi sanjungan. Psikolog anak dan remaja dari Universitas Indonesia, Vera Itabiliana Hadiwidjojo memberi beberapa tips bagi orang tua saat memberi pujian.

Baca juga: Jangan Diteruskan, Helicopter Parenting Bisa Merugikan Anak

“Sering ditanyakan orang tua, nanti anaknya besar kepala kalau dipuji terus-terusan atau nanti dia tidak mau terpacu untuk mencapai yang lebih baik lagi. Memuji itu memang ada tekniknya sendiri. Sebenarnya memuji itu bukan sesuatu yang simpel, bukan sesuatu yang gampang,” kata Vera seperti dikutip dari Antaranews, Rabu (5/1/2022).

Vera menambahkan, pujian yang baik seharusnya diucapkan secara spesifik atau langsung mengarah pada proses di balik keberhasilan yang anak capai.

“Kita tidak secara general bilang ‘hebat’ atau apa. Itu mungkin kalau terlalu berulang kali, dia akan merasa dirinya memang anak paling hebat dan pintar di dunia ini, tetapi begitu keluar rumah dan bertemu sedikit kesulitan jadi gampang rapuh,” ujarnya.

Anda bisa mengganti kalimat pujian tersebut dengan memberi alasan kenapa anak mendapat validasi eksternal tadi. Misalnya seperti, ‘Mama bangga kamu bisa bangun tidur di pagi hari sendiri tanpa dibangunkan’, kata Vera, akan jauh lebih baik dan bisa berdampak positif pada anak.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya