home sosok muslim

Peradaban Islam

Ibnu Haitsam, Fisikawan Muslim Abad ke-11 Pancarkan Cahaya Hingga Abad 21

Kamis, 06 Januari 2022 - 15:05 WIB
Ilustrasi Ibnu Haitsam (foto: istimewa)
Ilmuwan muslim di bidang fisika pada abad ke-11, Ibnu Haitsam, dikenal sebagai pencetus dasar fotografi. Saat mengeksplorasi sifat cahaya, dia menggunakan ruang gelap yang disebut Albeit Almuzlim atau amera obscura, sebuah perangkat yang menjadi dasar fotografi.

Dari eksperimen itu, Al-Haitsam menemukan, cahaya yang dipancarkan melalui lubang kecil bergerak lurus dan memproyeksikan gambar ke dinding yang berlawanan. Dia lalu menyimpulkan, penglihatan yang didapat dengan sinar yang datang dari sumber cahaya eksternal dan masuk ke mata, bukan melalui sinar yang dipancarkan dari mata.

Eksperimen itu hanya salah satu terobosan Al-Haitsam yang menerangi dunia modern saat ini. Pengetahuan saat ini tentang sains dibangun ribuan tahun dari akumulasi kinerja para ilmuwan klasik. Para ilmuwan muslim mengambil peran sangat signifikan dalam hal ini.

Para ilmuwan muslim pada masa puncak kejayaan peradaban Islam telah meletakkan dasar bagi sains modern.

Dalam International Year of Light and Light-Based Technologies (IYL2015), UNESCO telah memperingati pencapaian para ilmuwan yang telah merintis dasar-dasar sains modern selama berabad-abad. Nama Ibnu Haitsam masuk dalam perayaan itu. Ia memberikan kontribusi abadi dalam memahami penglihatan, optik dan cahaya.

Cahaya sebagai subjek yang menyatukan umat manusia, mengikuti perkembangan visi dan teori cahaya yang ditemukan al-Haitsam menyajikan pelajaran penting bagi generasi saat ini. Warisan tentang teori polymath misalnya, menunjukkan bahwa pengetahuan dikembangkan selama berabad-abad dan melintasi peradaban.

Al-Hasan Ibn Al-Haitsam lahir sekitar seribu tahun lalu di Basra (sekarang Irak). Ia hidup pada masa keemasan peradaban Islam, sebuah peradaban yang mampu bertahan selama berabad-abad, dan membentang dari Spanyol hingga Cina. Peradaban Islam menghasilkan banyak penemuan di bidang sains, teknologi hingga kedokteran.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ilmuwan muslim peradaban islam ibnu haitsam
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya