home wirausaha syariah

Maksimalkan Pembayaran Digital, Angkringan Kekinian Ini Raup Omzet 50%

Kamis, 06 Januari 2022 - 11:34 WIB
Pemilik usaha angkringan Pak Rachmat. Foto: LANGIT7/iStock
Pemanfaatan pembayaran nontunai hingga e-menu untuk menjawab kebutuhan pasar mampu mendorong performa bisnis kuliner. Alif Rachmat (25), pedagang angkringan asal Tasikmalaya, Jawa Barat merasakan manfaat dari pembayaran non tunai. Teknologi digital tersebut memberi keuntungan bagi bisnisnya hingga mampu menaikkan omzet hingga 50% di saat usaha sedang melesu.

Usaha bernama Angkringan Pak Rachmat yang dijalankan tersebut berawal dari ketertarikan Alif menjelajah Yogyakarta. Bermodal rasa penasaran dan coba-coba, di awal 2020 akhirnya ia mencoba menghadirkan cita rasa khas Jawa ke tanah Sunda, tepatnya di dekat universitas ternama di Tasikmalaya.

Baca juga: Berawal dari Lapak Angkringan, Kini Punya Restoran Kopi

Kehadiran angkringan tersebut pun disambut antusias dari masyarakat sekitar. Namun, hal tersebut tak berlangsung lama karena berbarengan dengan pandemi COVID-19 yang membatasi kegiatan masyarakat.

“Ketika awal buka usaha angkringan ini, kita kaget banget harus menghadapi kondisi pandemi. Awalnya sempat bingung bagaimana caranya meneruskan usaha." cerita Alif.

Namun, melihat antusiasme pelanggan yang cukup baik di awal karena sedikitnya usaha angkringan di kota Tasikmalaya, Alif tetap optimis meneruskan usaha dengan terus memutar otak.

"Secara operasional, kami tetap membuka usaha dengan mengikuti peraturan pemerintah saat itu. Dari awalnya kita mulai di jam 4 sore sampai jam 12 malam, saat masa PPKM kami hanya buka sampai jam 9 malam,” cerita Alif.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
berwirausaha pembayaran digital
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya