Menengok Taiwan, Negara di Asia Timur yang Ramah Muslim
Muhajirin
Sabtu, 08 Januari 2022 - 13:02 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Muslim di Taiwan memang minoritas, tapi di sana tidak ada diskriminasi atas nama agama. Semua umat beragama menjunjung tinggi toleransi.
Di tempat publik, pria bebas mengenakan kopiah dan wanita berhijab tak ada yang melarang.
Bagi warga muslim seperti Ali Chang, Taiwan adalah tempat yang aman untuk ekspresi keagamaan. "Ini adalah tempat yang indah bagi umat Islam yang mendapatkan kesetaraan, kebebasan dan keterbukaan masyarakat," kata Chang, dikutip taiwantoday, Sabtu (8/1/2022).
Menurut Asosiasi Muslim Cina yang berbasis di Kota Taipei, Taiwan adalah rumah bagi sekitar 50 ribu-60 ribu umat muslim, atau kurang dari 0,3 persen dari 23 juta penduduk. Ada 7 masjid raya di negara ini, salah satunya Masjid Raya Taipei (Taipei Grand Mosque) di Distrik Daan.
Masjid Raya Taipei adalah masjid tertua di Taiwan, dirintis sejak 1947 dan baru digunakan secara rutin pada 1948. Pada 1960, masid ini diperbesar dan mampu menampung 1000 jamaah dan kini sudah menjadi bangunan bersejarah pada 1999.
Taiwan juga ramah terhadap wisatawan muslim, lokal maupun mancanegara. Pemerintah Taiwan menyediakan makanan halal hingga mushola di fasilitas umum dan tempat-tempat wisata. Idul Fitri dan perayaan umat Islam juga selalu meriah setiap tahun.
Upaya untuk menarik wisatawan muslim dari mancanegara sangat berhasil di negara ini. Taiwan dinobatkan sebagai tujuan paling ramah muslim ketiga di antara negara non-Organisasi Kerjasama Islam (OKI), menurut Indeks Perjalanan Muslim Global 2019, sebuah lembaga yang berbasis di AS.
Di tempat publik, pria bebas mengenakan kopiah dan wanita berhijab tak ada yang melarang.
Bagi warga muslim seperti Ali Chang, Taiwan adalah tempat yang aman untuk ekspresi keagamaan. "Ini adalah tempat yang indah bagi umat Islam yang mendapatkan kesetaraan, kebebasan dan keterbukaan masyarakat," kata Chang, dikutip taiwantoday, Sabtu (8/1/2022).
Menurut Asosiasi Muslim Cina yang berbasis di Kota Taipei, Taiwan adalah rumah bagi sekitar 50 ribu-60 ribu umat muslim, atau kurang dari 0,3 persen dari 23 juta penduduk. Ada 7 masjid raya di negara ini, salah satunya Masjid Raya Taipei (Taipei Grand Mosque) di Distrik Daan.
Masjid Raya Taipei adalah masjid tertua di Taiwan, dirintis sejak 1947 dan baru digunakan secara rutin pada 1948. Pada 1960, masid ini diperbesar dan mampu menampung 1000 jamaah dan kini sudah menjadi bangunan bersejarah pada 1999.
Taiwan juga ramah terhadap wisatawan muslim, lokal maupun mancanegara. Pemerintah Taiwan menyediakan makanan halal hingga mushola di fasilitas umum dan tempat-tempat wisata. Idul Fitri dan perayaan umat Islam juga selalu meriah setiap tahun.
Upaya untuk menarik wisatawan muslim dari mancanegara sangat berhasil di negara ini. Taiwan dinobatkan sebagai tujuan paling ramah muslim ketiga di antara negara non-Organisasi Kerjasama Islam (OKI), menurut Indeks Perjalanan Muslim Global 2019, sebuah lembaga yang berbasis di AS.