Komunitas Tionghoa Kirim 1.000 Sembako untuk PKL Terdampak PPKM
Fajar adhitya
Kamis, 22 Juli 2021 - 21:15 WIB
Komunitas Tionghoa membagikan 1.000 sembako untuk PKL terdampak PPKM. (Foto: Antara).
Komunitas muda-mudi Masyarakat Tionghoa Peduli mengirimkan bantuan sebanyak 1.000 paket sembako untuk pedagang kaki lima (PKL) dan warga terdampak PPKM. Bantuan ini juga dikhususkan untuk warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di Kota Bandung.
Koordinator Pemuda Pemudi Masyarakat Tionghoa Peduli, Hendry Bunardi mengatakan, distribusi sembako ini disalurkan serentak oleh Babinkamtibmas Polsek se-Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar).
"Kami memberi 1.000 paket sembako isinya kebutuhan dasar rumah tangga. Sasarannya nanti diberikan oleh seluruh Babinkamtibmas Kota Bandung, total ada 151 sasarannya pedagang, PKL dan warga yang isolasi mandiri," kata Hendry, Kamis (22/7/2021).
Hendry memastikan adanya perpanjangan PPKM ini berdampak pada masyarakat kurang mampu dan pedagang. Bantuan ini sebetulnya sudah mulai sejak pandemi tahun lalu. Dengan kondisi ini bukan cuma hanya terkait Covid-19.
Tidak hanya itu, komunitas ini pun menyediakan vaksinasi Covid-19 untuk kategori masyarakat umum dengan target 650 dosis vaksin habis dalam satu hari.
"Kita vaksinasi dan donor darah, pendonor kita registrasikan untuk vaksin kemudian membantu pemenuhan stok darah di PMI. Karena saat ini ketersediaan plasma tinggi tapi darah berkurang. Untuk vaksinasi massal sudah tiga kali untuk lansia dan guru, sekarang untuk vaksin masyarakat 650 dosis vaksin," kata dia. (Antaranews)
Koordinator Pemuda Pemudi Masyarakat Tionghoa Peduli, Hendry Bunardi mengatakan, distribusi sembako ini disalurkan serentak oleh Babinkamtibmas Polsek se-Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar).
"Kami memberi 1.000 paket sembako isinya kebutuhan dasar rumah tangga. Sasarannya nanti diberikan oleh seluruh Babinkamtibmas Kota Bandung, total ada 151 sasarannya pedagang, PKL dan warga yang isolasi mandiri," kata Hendry, Kamis (22/7/2021).
Hendry memastikan adanya perpanjangan PPKM ini berdampak pada masyarakat kurang mampu dan pedagang. Bantuan ini sebetulnya sudah mulai sejak pandemi tahun lalu. Dengan kondisi ini bukan cuma hanya terkait Covid-19.
Tidak hanya itu, komunitas ini pun menyediakan vaksinasi Covid-19 untuk kategori masyarakat umum dengan target 650 dosis vaksin habis dalam satu hari.
"Kita vaksinasi dan donor darah, pendonor kita registrasikan untuk vaksin kemudian membantu pemenuhan stok darah di PMI. Karena saat ini ketersediaan plasma tinggi tapi darah berkurang. Untuk vaksinasi massal sudah tiga kali untuk lansia dan guru, sekarang untuk vaksin masyarakat 650 dosis vaksin," kata dia. (Antaranews)
(bal)