Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Eksportir Tertinggi, Bisnis Batu bara Indonesia Auto Cuan?

Fifiyanti Abdurahman Sabtu, 15 Januari 2022 - 13:18 WIB
Eksportir Tertinggi, Bisnis Batu bara Indonesia Auto Cuan?
Tangan seorang pria yang memegang batu bara. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Terbentuk dari endapan organik terutama sisa-sisa tumbuhan, batu bara menjadi bahan bakar fosil yang dibutuhkan untuk banyak hal, salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Uap.

Lantas seberapa krusial kebutuhan batu bara untuk kehidupan manusia khususnya masyarakat Indonesia? Simak fakta berikut:

Baca juga: Tri Mumpuni, Wanita Listrik yang Menyinari Pelosok Desa

1. Indonesia sebagai eksportir terbesar batu bara di dunia

Berdasarkan data International Energy Agency (IEA), Indonesia menduduki eksportir batu bara nomor satu dunia sejak 2011. Sempat disusul Australia pada 2015-2016, Indonesia kembali jadi eksportir nomor satu pada 2017 sampai sekarang.

2. China menjadi salah satu negara yang membutuhkan pasokan batu bara dari Indonesia

Mengacu pada Statista pada tahun 2020 pembangkit listrik batu bara China berkontribusi 71% terhadap kebutuhan nasional. Jumlahnya mencapai 5.170 terawatt hours (TW/h) dari total pembangkit listrik 7.263 TW/h.

Statista mencatat pada tahun 2021 China memiliki 1.082 pembangkit listrik aktif. Jumlah ini setara dengan 50% lebih dari total dunia. Kebutuhan batu bara yang sangat tinggi, membuat China mengandalkan pasokan batu bara dari Indonesia.

3. Jadi bahan pembangkit listrik terbesar, batu bara auto jadi rebutan

61 persen sumber listrik RI berasal dari batu bara. Maka tak heran jika pemerintah di penghujung 2021 melarang ekspor batu bara selama bulan Januari, demi menjaga pasokan domestik untuk pembangkit listrik.

Larangan ini diprediksi justru membuat bisnis tambang batu bara semakin meningkat karena permintaan yang sangat tinggi. Target produksi batu bara pada 2022 menjadi di kisaran 637 juta sampai 664 juta ton membuat bisnis konstruksi tambang batu bara harus semakin gencar untuk memenuhi target produksi tersebut.

Baca juga: PLN Pastikan Kondisi Pasokan Listrik Cukup untuk Layani Pelanggan

Melihat potensi tersebut, penyedia dana urunan Bizhare dengan semangat menghadirkan proyek Sukuk Mudharabah untuk vendor jasa tambang batu bara PT. Alba Prima Gemilang untuk proyek yang berlokasi di Kalimantan Selatan.

"Potensi bisnis batu bara sangat besar sekali. Dengan berinvestasi di batu bara, berarti kita berkontribusi "menyinari" Indonesia. Dan dengan berinvestasi batu bara, kita membantu menekan biaya listrik. Karena biaya listrik bersumber PLTU itu paling murah daripada pembangkit listrik dan lainnya” ujar CEO PT. Alba Prima Gemilang Bayu Bridani.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)