LANGIT7.ID, Surakarta - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) memberikan bantuan program Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada Ketua Panitia Pembangunan Sarana Air Bersih lingkungan Desa Bakalan, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri senilai Rp70 juta.
Administratur KPH Surakarta Hengki Herwanto mengatakan, bantuan merupakan realisasi TJSL Direksi Perhutani untuk mendukung kegiatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 6 yaitu akses air bersih dan sanitasi layak dengan pembangunan sarana air bersih dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Baca juga:
Perhutani Kenalkan Penanaman Pohon Sejak Dini ke Siswa TK“Harapannya, bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga nantinya dapat berguna untuk masyarakat sekitarnya,” ujarnya, Senin (17/1/2022).
Ketua Panitia Pembangunan Sarana Air Bersih Yatino mengucapkan terima kasih kepada Perhutani yang telah membantu masyarakat Bakalan dalam pembangunan pengeboran air dalam dan sarana prasarana pengembangan air bersih dan dalam pelaksanaannya untuk mendapatkan sumber air bersih tanah akan dibor sedalam 130 meter.
“Semoga kedepan pembangunan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, karena daerah kami merupakan daerah yang kurang air apalagi pada saat musim kemarau dan selama ini kita hanya mengandalkan bantuan air bersih dari truk-truk tangki donatur,” tegasnya.
Baca juga:
Perhutani Bersama PMPA Kompos UNS Tanam 100 Bibit Pohon di LawuPenyerahan secara simbolis ini di serahkan langsung oleh Administratur KPH Surakarta Hengki Herwanto kepada Ketua Panitia Pembangunan Yatino yang dihadiri oleh Kepala Seksi SDM, Umum dan Keuangan Sugiarto, Kepala Sub Seksi (KSS) Keuangan Sutopo Wahyu Nugroho beserta Jajaran, KSS Sarana dan Prasarana Nunuk Tri Retnowati dan Tokoh masyarakat Desa Manyaran.
Nilai bantuan untuk pembangunan sarana air bersih sebesar Rp70 juta diserah terimakan secara simbolis di ruang kerja Administratur KPH Surakarta.
(sof)