Langit7, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berkomitmen melahirkan wirausaha muda di Tanah Air. Sebagai upaya mewujudkan hal itu, BSI menggelar kompetisi Talenta Wirausaha BSI.
Selain melahirkan wirausaha muda, program itu juga digarap untuk mendukung penguatan peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Serta membangkitkan ekonomi ummat melalui penguatan sektor bisnis ekonomi rakyat.
"Talenta Wirausaha BSI merupakan program inkubator bagi para wirausaha muda untuk membangun dan meningkatkan kapasitas usahanya (scale up), sehingga mampu bertahan dan bersaing dengan beragam bisnis yang sudah mapan," ujar Direktur Utama BSI, Hery Gunardi dalam keterangannya, dikutip Jumat (21/1).
Baca juga: Airlangga Sampaikan Arah Pengembangan UMKM di Masa MendatangAdapun Talenta Wirausaha BSI menyasar 5.000 peserta dari kalangan milenial di 26 wilayah terpilih di Indonesia. Dengan empat tahapan kegiatan utama.
Di antaranya yakni on boarding berupa talkshow di berbagai kota tentang talenta kewirausahaan di kalangan generasi muda,
workshop pelatihan dan pendampingan bersama mentor expert tentang pengembangan produk, pemasaran dan akses pembiayaan,
awarding yaitu acara puncak penjurian dan penganugerahan kepada talenta wirausaha muda terbaik Indonesia, dan partnership berupa kesempatan bagi wirausaha muda untuk bermitra dengan Bank Syariah Indonesia.
BSI mengategorikan para wirausaha dalam tiga kategori, seperti UMKM pemula, UMKM rintisan dan UMKM berdaya. Masing-masing segmen UMKM dapat bersaing sesuai dengan tingkat kapasitas usahanya.
“Program Talenta Wirausaha BSI merupakan wujud keseriusan kami dalam membangun dan meningkatkan kapasitas UMKM yang sustain," kata Hery.
Baca juga: BSI Tingkatkan Literasi Keuangan dan Perbankan Syariah Lewat KampusDia berharap, UMKM dapat semakin memiliki kapabilitas dan kualitas yang mampu bersaing di pasar lokal dan global. Dalam hal ini, para pelaku usaha dapat memperoleh kesempatan pendanaan dengan sistem syariah, sehingga UMKM dapat mengambil peran sebagai segmen yang berkontribusi membangun perekonomian nasional.
Sebelumnya, sepanjang 2021 BSI telah menyalurkan pembiayaan untuk segmen UMKM yang mencapai Rp38,3 triliun secara nasional dengan kualitas pembiayaan yang terjaga. Nilai tersebut sekitar 23 persen dari total penyaluran pembiayaan BSI.
BSI juga mewujudkan komitmen nyata dalam mengembangkan pelaku UMKM melalui BSI UMKM
Center yang telah diresmikan Desember 2021 lalu di Aceh. Hal itu dilakukan seiring program pemerintah pusat dalam upaya pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi.
UMKM
Center diharapkan dapat memfasilitasi UMKM di daerah untuk pemasaran, pelatihan bersama serta ajang
co-working space dan berbagi informasi sesama pelaku UMKM.
Baca juga: Mitra Strategis Kemenkeu, BSI Hadirkan Tiga Layanan Keuangan Syariah(zul)