Langit7, Jakarta - Pandemi Covid-19 berdampak signifikan pada sektor UMKM. Di mana mereka merasakan lesunya penjualan sehingga berpengaruh pada terancamnya usaha yang dijalankan.
Hal itu juga dirasakan Siswanto, seorang pengrajin bambu asal Magelang. Di tengah puncak pandemi yang terasa sejak hampir dua tahun lalu, dia harus jatuh bangun untuk bisa mempertahankan usahanya itu.
“Sejak ada pendemi semuanya berdampak, tapi kita syukuri dengan kekuatan bertahan sepahit apapun, masih ada orderan meski sedikit,” ujar dia dikutip dari laman jatengprov.go.id, Sabtu (22/1).
Baca juga: MUI Bantu Kurasi Produk UMKM Layak Ekspor Lewat PandampinganNamun, kini Siswanto bisa tersenyum lebar usai penjualan produknya mulai menggairahkan kembali. Hal itu didapatkannya setelah dia mengikuti #LapakGanjar edisi 32 produk kerajinan.
#LapakGanjar sendiri adalah sebuah upaya dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, untuk membangkitkan berbagai usaha yang dijalankan masyarakat. Ganjar mempromosikan produk pelaku usaha Jawa Tengah melalui akun instagramnya @ganjar_pranowo.
Siswanto mengaku, walaupun penjualannya sempat menurun akibat ekspor melemah saat pandemi Covid-19, kini usahanya kembali banjir orderan.
Usaha dengan nama @wawant_bamboo itu diketahui sudah berjalan sejak tahun 90-an. Sejumlah produknya bahkan sudah diekspor hingga ke Amerika, Afrika, Australia, Jerman, Italia, Prancis, Timur Tengah, dan Maladewa.
Dengan produk berbahan baku bambu, Siswanto dapat menghasilkan beragam karya yang bernilai jual, seperti hiasan dinding, kap lampu, alat makan, dan lainnya.
“Saya terus berusaha dengan memasarkan produk saya lewat media sosial. Salah satunya memposting di #LapakGanjar,” lanjutnya.
Baca juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Ridwan Kamil Serius Garap Wisata Religi di JabarSetelah itu, usahanya berangsur kembali membaik dan mulai bergairah kembali. Dia mendapat pesanan kerajinan bambu dari hotel di Magelang dan sejumlah instansi pemerintahan.
“Alhamdulillah setelah ikut #LapakGanjar ada pesanan dari hotel berupa alat makan, dan ada juga pesanan dari instansi pemerintahan,” ungkap pria yang akrab disapa Wawan itu.
Bahkan, keuntungan yang ia dapatkan kini tidak hanya soal uang, tapi juga penambahan
followers instagramnya. Di mana hal itu akan membuat usahanya mulai dikenal ke lebih banyak orang lagi.
“Followers saya bertambah. Mayoritas mereka yang berada di wilayah pantura,” imbuhnya.
Baca juga: Dapat Cuan dari Hobi Ikan Mas KokiWawan menyebutkan, #LapakGanjar membuat pelaku UMKM tetap bersemangat mengembangkan usahanya. Selain menambah konsumen, upaya promosi yang dilakukan Ganjar juga memotivasi pelaku UMKM untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk.
“Sangat membantu, memperkenalkan produk tidak usah repot. Hanya satu kali posting sudah banyak yang lihat, karena followers-nya banyak. Harapannya, UMKM yang ada di Jawa Tengah bisa
go international,” tambahnya.
(zul)